Untuk tipe Classic tersedia varian Standard dan Dynamic dengan kapasitas baterai sekitar 7,4 kWh. Dalam mode listrik penuh, kendaraan ini mampu menempuh jarak sekitar 40 kilometer.
Sementara itu, tipe Cross tersedia dalam pilihan Advance, Superior 7-Seater, dan Superior Captain Seat. Varian ini menggunakan baterai berkapasitas 18,3 kWh dengan kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik hingga sekitar 100 kilometer.
Perbedaan kapasitas baterai tersebut membuat karakter penggunaan kedua tipe menjadi berbeda. Tipe Classic lebih berorientasi pada efisiensi harian, sedangkan tipe Cross menawarkan kemampuan berkendara listrik yang lebih panjang.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Pilihan antara BYD M6 Full EV dan BYD M6 Dual Mode bergantung pada kebutuhan pengguna.
Bagi konsumen yang memiliki akses mudah ke fasilitas pengisian daya dan lebih banyak berkendara di dalam kota, BYD M6 Full EV dapat menjadi pilihan menarik karena biaya operasional yang lebih rendah.
Sebaliknya, bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh dan tidak ingin bergantung sepenuhnya pada stasiun pengisian kendaraan listrik, BYD M6 Dual Mode menawarkan fleksibilitas lebih besar berkat kombinasi tenaga listrik dan bensin.
Dengan hadirnya dua teknologi berbeda dalam satu lini produk, BYD kini memberikan lebih banyak opsi bagi konsumen Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi sesuai kebutuhan mobilitas masing-masing.(*)