Meski memiliki sejumlah kelebihan, Changan Lumin tetap memiliki beberapa catatan. Salah satunya adalah desain eksterior yang cukup unik sehingga belum tentu sesuai dengan selera semua konsumen.
Selain itu, spion masih menggunakan pengaturan manual. Ruang penyimpanan di dalam kabin juga tergolong minim sehingga kurang praktis untuk membawa banyak barang kecil.
Posisi setir yang belum mendukung pengaturan tilt maupun telescopic juga membuat ergonomi berkendara belum maksimal bagi sebagian pengguna. Sistem audio pun hanya mengandalkan dua speaker sehingga kualitas suaranya terbilang standar.
Kekurangan lainnya terletak pada jaringan purna jual yang masih berkembang. Sebagai merek yang relatif baru di Indonesia, jumlah dealer Changan belum sebanyak kompetitornya.
Meski demikian, dengan harga sekitar Rp225 juta, Changan Lumin tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik mungil, efisien, dan nyaman untuk penggunaan harian di perkotaan.(*)