Bendungan Selorejo Surga Mancing di Malang Barat, Ikan Mujair Jadi Buruan Utama

Jumat 29-05-2026,12:15 WIB
Reporter : Muhammad Sholeh
Editor : Mohammad Khakim

‎NGANTANG, DISWAYMALANG.ID--‎Bendungan Selorejo di Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang tidak pernah sepi dari pemancing. Setiap hari, pemancing memadati bibir waduk untuk memancing ikan mujair sebagai buruan utama.

‎Bendungan Selorejo memiliki air yang tenang, kedalaman bervariasi, dan pakan alami melimpah membuat populasi mujair tumbuh subur. Oleh karena itu, bendungan yang dibangun tahun 1963 ini dikenal sebagai salah satu spot mancing terbaik di Malang Barat. 

‎Tak heran, setiap akhir pekan dan hari libur, area waduk penuh dengan joran dan tenda pemancing. Pemancing datang dari berbagai daerah sekitar Malang, Seperti Kediri, Blitar dan Jombang.

BACA JUGA:Menikmati Jogging dengan View Cantik di Putuk Tritih Kota Batu

‎"Kalau hari libur, saya sering mancing di sini. Sekalian berwisata mengajak anak anak jalan jalan," kata Agung Pamungkas, pemancing asal Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, kepada Disway Malang, Jumat (29/5).

‎Bendungan Selorejo juga dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Pemandangan di waduk ini sangat memanjakan mata. Yaitu perpaduan lanskap Gunung Kelud, Gunung Arjuno, Gunung Anjasmoro dan Gunung Kawi.

‎Menurut Agung, mancing di Selorejo tak hanya soal dapat ikan, tetapi cara melepas penat sambil menikmati sejuknya udara Ngantang.

‎"Selain mujair, kadang juga dapat ikan nila dan wader. Kita bebas mancing di mana saja. Tapi kalau lewat area wisata kita harus membayar tiket sebesar Rp 20 ribu perorang," jelasnya.

BACA JUGA:Blumbang Macari, Kolam Alami Gratis di Lahor Kota Batu

‎Bendungan Selorejo menjadi tumpuan utama pengairan pertanian sekaligus destinasi wisata andalan Malang bagian barat.

‎Dihimpun dari berbagai sumber, Waduk Selorejo dibangun pada tahun 1963 dan diresmikan tahun 1970. Bendungan ini membendung Sungai Konto dengan kapasitas tampung sekitar 62 juta meter kubik. Airnya dialirkan untuk mengairi sawah seluas lebih dari 5.000 hektare.

‎Wisata Bendungan Selorejo juga menyediakan kolam renang, hotel, cottage, food center, lapangan, hingga camping ground. Namun, yang paling ikonik adalah jembatan gantung yang menghubungkan sisi utara dan selatan Bendungan Selorejo.

BACA JUGA:Liburan Hemat di Malang Raya: 6 Destinasi Estetik Ini Bisa Dikunjungi Gratis!

‎Tidak hanya itu, aliran air Bendungan Selorejo juga digunakan untuk membangkitkan listrik di PLTA Mendalan, Kecamatan Kasembon. Aliran Listrik ini memenuhi kebutuhan si Kabupaten Malang dan sekitarnya.‎

Kategori :