Peserta UTBK Asal Thailand Ikuti Ujian di UB, Dapat Layanan Setara

Senin 27-04-2026,06:45 WIB
Reporter : Nafisa Azzaro
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID—Universitas Brawijaya (UB) memastikan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 berjalan setara bagi seluruh peserta, termasuk yang berasal dari luar negeri.

Sekretaris Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik UB Arif Hidayat menegaskan, tidak ada perbedaan perlakuan antara peserta dalam negeri maupun luar negeri.

“Perlakuan kami sama untuk semua peserta, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Kami baru memberikan perlakuan khusus jika ada peserta yang memiliki keterbatasan, seperti disabilitas netra. Mereka membutuhkan alat bantu khusus seperti Riglet, yang bisa membacakan soal lewat headset,” jelasnya dikutip dari laman resmi UB, Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan bahwa sistem tersebut bertujuan memastikan semua peserta dapat mengikuti UTBK dengan baik tanpa memandang latar belakang.

BACA JUGA:Peserta Difabel Ikuti UTBK di UB Secara Mandiri Berkat Fasilitas Inklusif

Pada pelaksanaan UTBK tahun ini, UB menerima satu peserta dari luar negeri, yakni Banyu Bening Dwiana, siswa dari Sekolah Indonesia Bangkok.

Bening mengikuti ujian pada sesi pagi, Sabtu (25/4/2026), yang dilaksanakan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB, Gedung Laboratorium Ichtyologi Lantai 2. Ichtyologi adalah cabang ilmu zoologi (biologi) yang mempelajari ikan secara khusus, mencakup taksonomi, anatomi, fisiologi, ekologi, perilaku, dan evolusinya.

Bening mengaku telah mempersiapkan diri sejak Desember 2025 melalui bimbingan belajar di sekolahnya.

BACA JUGA:Ekonom UM Nilai Indonesia Masuk BRICS Bisa Dongkrak Investasi dan Buka Lapangan Kerja

“Di sekolah, kami sudah diberi bimbingan ekstra setelah pulang sekolah, jadi setiap hari setelah jam 2 atau 3, kami ada bimbel UTBK dengan guru-guru,” ungkapnya.

Menurut Bening, pembekalan dari Sekolah Indonesia Bangkok sangat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi UTBK.

BACA JUGA:ASDP Bersama 14 BUMN Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan

Ia juga memberikan kesan positif terhadap pelaksanaan ujian di UB.

“UB ini sangat besar dan strategis. Saya merasa sangat nyaman mengikuti ujian di sini, dan fasilitas yang diberikan sudah sesuai. Pengawas UTBK juga sangat membantu, dan saya berterima kasih untuk itu,” ujarnya.

Selain itu, Bening menjelaskan alasan memilih melanjutkan studi di Indonesia karena biaya pendidikan di Thailand bagi mahasiswa internasional dinilai lebih tinggi dibandingkan mahasiswa lokal. Ia juga ingin lebih mengenal budaya, bahasa, dan kehidupan di Indonesia.

Tags :
Kategori :

Terkait