Tak hanya itu, fitur AI baru berupa voice transcription juga hadir. Fitur ini mampu mengubah rekaman suara menjadi teks secara otomatis sekaligus menerjemahkannya ke bahasa lain.
Fitur AI lain seperti Circle to Search, Object Eraser, hingga Find the Look juga tetap tersedia.
Kamera Samsung Galaxy A57 vs Galaxy A56
Secara spesifikasi, kamera Samsung Galaxy A57 masih mirip dengan Galaxy A56.
Seluruh kamera sudah mendukung perekaman video hingga 4K 30fps, termasuk kamera depan dan ultrawide.
Namun reviewer menemukan peningkatan pada transisi perpindahan lensa saat merekam video. Di Galaxy A57, perpindahan kamera terasa lebih mulus dibanding Galaxy A56 yang sebelumnya terlihat patah-patah.
Untuk hasil foto dan video, kualitas kamera utama dinilai masih sangat mirip dengan Galaxy A56.
Perbedaan kecil terlihat pada hasil shadow yang lebih terang di Galaxy A57. Sementara kamera ultrawide disebut sedikit memiliki tone keunguan.
Samsung juga tetap mempertahankan lensa makro, meski reviewer menilai fitur tersebut kurang penting dan lebih baik diganti peningkatan kamera ultrawide.
Harga Samsung Galaxy A57 Diprediksi Naik
Harga resmi Samsung Galaxy A57 di Indonesia belum diumumkan.
Namun berdasarkan informasi dari Singapura, perangkat ini dibanderol mulai Rp 7,8 juta hingga Rp 11 juta untuk varian tertinggi 512GB.
Jika harga tersebut berlaku di Indonesia, Galaxy A57 berpotensi naik Rp 1 juta hingga Rp 2 juta dibanding generasi sebelumnya.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A57 memang hadir lebih baik dari A56, terutama dari sisi desain, software, dan fitur masa depan. Namun untuk kamera dan performa, peningkatannya masih terasa cukup konservatif.(*)