Kemajuan teknologi dapat membantu pengguna jalan dalam menghindari kemacetan. Aplikasi navigasi berbasis GPS kini mampu memberikan informasi kondisi lalu lintas secara real-time, termasuk titik kemacetan dan rute alternatif yang bisa dilalui.
Pengemudi dapat mengambil keputusan lebih cepat saat menghadapi kepadatan di jalan. Informasi ini sangat membantu terutama di jalur-jalur yang rawan macet ketika arus balik.
Penting juga untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta kebijakan rekayasa lalu lintas seperti sistem one way atau contraflow. Kebijakan ini biasanya diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama.
Utamakan Keselamatan dan Kondisi Fisik
Kondisi fisik pengemudi menjadi perhatian utama. Perjalanan jarak jauh dalam kondisi lelah dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat menghadapi kemacetan yang panjang.
Pengemudi disarankan untuk beristirahat secara berkala setiap 2–3 jam sekali agar tetap fokus dan tidak mudah lelah. Istirahat singkat dapat membantu memulihkan energi dan menjaga konsentrasi selama perjalanan.
Dengan perencanaan yang matang dan kondisi tubuh yang prima, arus balik Lebaran dapat dilalui dengan lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kemacetan maupun kecelakaan di jalan raya.