Prabowo Bertemu Megawati Dua Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Nasional dan Global

Jumat 20-03-2026,13:27 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2026). Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Hasto mengatakan, Megawati didampingi Puan Maharani saat bertemu Presiden Prabowo. Pertemuan tersebut tidak sekadar bersifat formal, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara dua tokoh bangsa yang telah lama saling mengenal.

“Ibu Megawati menyampaikan kepada saya bahwa itu adalah pertemuan teman lama dan berlangsung secara akrab selama lebih dari dua jam,” ujar Hasto.

BACA JUGA:Lirik dan Makna Lagu SWIM - BTS, Resmi Comeback lewat Album ARIRANG

Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Meski berlangsung santai, pembicaraan antara Prabowo dan Megawati disebut menyentuh berbagai persoalan strategis nasional maupun global.

Menurut Hasto, kedua pemimpin bertukar pandangan terkait tantangan bangsa, termasuk dinamika geopolitik global yang tengah berkembang.

“Dalam pertemuan kedua pemimpin tersebut, dibahas hal-hal strategis tentang persoalan bangsa dan negara, serta berbagai persoalan geopolitik,” ujarnya.

BACA JUGA:Merawat Tradisi Luhur, Ini Cara Mudah Menganyam Ketupat Lebaran Sendiri di Rumah

Diskusi tersebut juga mencakup pengalaman kepemimpinan Megawati, khususnya saat menghadapi krisis multidimensi pascareformasi, yang dinilai menjadi referensi penting bagi pemerintahan saat ini.

Selain itu, pendekatan kebijakan berbasis sense of priority dan sense of urgency juga menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Soroti Politik Luar Negeri

Dalam aspek hubungan internasional, Prabowo dan Megawati sepakat untuk memperkuat peran Indonesia di panggung global.

BACA JUGA:Prabowo Undang Para Mantan Presiden-Wapres dan Ketua Parpol Parlemen, Seskab: Untuk Tukar Pikiran

Keduanya menegaskan kembali pentingnya prinsip politik luar negeri bebas aktif, dengan merujuk pada sejarah Indonesia dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Gerakan Non-Blok.

Megawati juga membagikan pengalaman kunjungan terbarunya ke kawasan Timur Tengah, termasuk ke Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Informasi tersebut dinilai relevan di tengah upaya Indonesia mendorong perdamaian di kawasan tersebut melalui berbagai forum internasional.

Tags :
Kategori :

Terkait