KLOJEN, DISWAYMALANG,ID–Dinas Perhubungan Kota Malang (Dishub) menyiapkan langkah antisipatif untuk menekan potensi kemacetan di kawasan pusat kota, khususnya di sekitar Malang Olympic Garden (MOG) dan ruas jalan di sekitarnya.
Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Perparkiran Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, saat evaluasi lalu lintas di kawasan MOG, Selasa (3/3). Dishub akan memasang barrier atau pembatas parkir di sejumlah titik strategis guna mengendalikan kendaraan yang parkir di tepi jalan.
BACA JUGA:Dishub Kota Malang Siapkan 5 Rute Mudik Gratis Lebaran 2026, Kuota Terbatas
“Barrier akan dipasang untuk membatasi kapasitas parkir di tepi jalan. Dengan begitu kendaraan tidak langsung berhenti dan parkir sembarangan yang bisa menyebabkan antrean kendaraan,” ujar Rahmat.
Kepala Bidang Pengelolaan Perparkiran Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat,--
Sejumlah ruas jalan yang menjadi perhatian Dishub antara lain Jalan Semeru, Jalan Tenis, Jalan Ijen, hingga Jalan Kawi. Kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan, terutama saat jam sibuk, akhir pekan, maupun ketika ada kegiatan di pusat perbelanjaan dan stadion di sekitar lokasi.
Selama ini, kepadatan terjadi karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk mencari tempat parkir. Kondisi tersebut memicu tundaan arus lalu lintas, bahkan antrean kendaraan di beberapa titik.
BACA JUGA:Poco X8 Pro Max Indonesia Segera Meluncur, Jadi Flagship Killer Penantang iQOO 15R
Melalui pemasangan barrier, Dishub berharap parkir di badan jalan dapat lebih tertib dan tidak melebihi kapasitas yang ditentukan.
Selain pemasangan pembatas parkir, Dishub juga mengarahkan masyarakat untuk memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah tersedia, termasuk area parkir basement di Malang Olympic Garden.
Pengaturan sirkulasi kendaraan di pintu masuk dan keluar parkir juga akan diperketat guna mencegah penumpukan kendaraan di bahu jalan.
BACA JUGA:Resmi Rek! Ojol-Kurir Wajib Terima Minimal 25% Pendapatan untuk Bonus Hari Raya 2026
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan tersebut diimbau untuk mencari jalur alternatif, terutama pada jam-jam ramai dan menjelang hari besar.
“Biasanya kepadatan meningkat sekitar satu minggu menjelang momen tertentu atau hari besar, karena aktivitas di pusat perbelanjaan meningkat,” jelas Rahmat.
Dishub Kota Malang juga menyiapkan personel untuk berjaga di lapangan. Petugas akan membantu pengaturan arus lalu lintas sekaligus memastikan barrier tetap pada posisinya dan tidak dipindahkan sembarangan.