MALANG, DISWAYMALANG.ID--Pemerintah Kabupaten Malang meraih predikat "Menuju Kabupaten Bersih" dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Sertifikat penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Malang M Sanusi dari Menteri LH Hanif Faisol Nirofiq, dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (25/2) siang.
BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Kata, Inilah Makna Mendalam di Balik Hari Carpe Diem
Penghargaan ini tergolong sangat kompetitif karena hanya mampu diraih oleh 35 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Keberhasilan ini didasarkan pada Keputusan Menteri LH Nomor 1179 Tahun 2026 yang menilai kinerja pengelolaan sampah sepanjang tahun 2025.
Terdapat tiga instrumen utama dalam penilaian ketat tersebut, yakni kebijakan anggaran, kualitas SDM serta fasilitas, hingga capaian konkret kinerja pengelolaan sampah dan kebersihan wilayah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Dr Ir Budiar yang turut mendampingi Bupati Sanusi mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
Ia memaparkan, tahun ini penilaian dilakukan dengan standar yang sangat tinggi hingga tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang berhasil meraih predikat Adipura Kencana maupun Adipura.
"Kita bersyukur, Kabupaten Malang mendapatkan kategori yang tidak semua kota/kabupaten se-Indonesia mendapatkan predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih ini. Dari 345 kabupaten/kota se-Indonesia ternyata tidak ada satu pun daerah yang memperoleh predikat Pengelolaan Sangat Bersih (Adipura Kencana) maupun Pengelolaan Bersih (Adipura)," ujar Budiar.
"Tercatat, hanya 35 daerah yang meraih predikat Kota Bersertifikat Menuju Kota Bersih. Sementara, 253 kabupaten/kota masuk kategori Kota dalam Pembinaan. Dan, 132 kabupaten/kota masuk kategori Kota dalam Pengawasan," tambahnya.
BACA JUGA:Ramadan 1447 H, Takmir Masjid Al Ihsan Berbagi Takjil dan Gelar Buka Bersama warga sekitar
BACA JUGA:Tarawih Malam ke-8, Ceramah di Masjid Al Firdaus Tekankan Keikhlasan Beribadah
Dalam acara yang dibuka oleh Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan tersebut, Kabupaten Malang juga diapresiasi karena menjadi barometer nasional dalam inovasi persampahan. Khususnya terkait teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) dan efisiensi mobilitas pengangkutan sampah.
Budiar berharap capaian ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh elemen masyarakat dan petugas kebersihan di lapangan.
BACA JUGA:UM Sediakan Grab Smart Shelter, Permudah Penjemputan Transportasi Online di Area Kampus