MALANG, DISWAYMALANG.ID–Kangen dengan teror dan sepak terjang Ghostface di film Scream? Saksikan di Bioskop Indonesia per 25 Februari 2026, Ghostface comeback lewat Scream 7. Kali ini, pembunuh bersenjatakan pisau berburu itu datang dengan ancaman yang lebih dekat dan lebih personal.
Scream 7 bukan hanya lanjutan cerita. Tapi juga upaya menghidupkan kembali DNA awal Scream yang kali pertama membangkitkan genre slasher pada era awal 2000-an.
Slasher adalah subgenre film horor yang menampilkan pembunuh psikopat (sering bertopeng) yang memburu dan membantai sekelompok orang satu per satu. Biasanya menggunakan senjata tajam seperti pisau atau kapak.
BACA JUGA:Jackie Chan Tersesat di Suku Primitif, Sinopsis ‘Panda Plan: The Magical Tribel’ Tayang 25 Februari
Nuansa nostalgia terasa cukup kuat di Scream 7. Film itu sengaja mengembalikan atmosfer mencekam khas Scream buatan Wes Craven. Yakni permainan psikologis antara pembunuh dan korban, serta ketegangan lewat dialog dan teror tanpa jumpscare (teknik mengagetkan penonton).
Sinopsis Scream 7
Film Scream 7, sekuel dari Scream VI (2023) dan installment ketujuh dalam seri film Scream yang akan tayang pada 25 Februari 2026 di Bioskop-Courtesy of Paramount Pictures-imdb--
Dikutip dari harian.disway.id, dalam versi Reboot yang tayang pada 2022, cerita Scream sempat berfokus pada kakak beradik Carpenter, Sam dan Tara, yang diperankan Melissa Barrera dan Jenna Ortega.
Kehadiran bintang lawas seperti Neve Campbell (pemeran Sidney Prescott) dan Courteney Cox (Gale Weathers) hanya sebagai jembatan antara seri lama dengan cerita baru. Kini, di Scream 7, cerita berfokus kembali ke Sidney Prescott.
BACA JUGA:Poster Perdana 'Spider-Man: Brand New Day' Dirilis, Hulk hingga Punisher Muncul Bersama Tom Holland
Dia akhirnya berhasil menjauh dari lingkaran pembunuhan dan trauma masa lalu. Setelah bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang Ghostface, Sidney membangun kehidupan baru yang relatif tenang di kota kecil Pine Grove, Indiana.
Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama. Ghostface versi baru yang mulai meneror kota dan menjadikan Tatum, putri Sidney, sebagai target utama.
Ancaman itu jelas bukan kebetulan. Polanya terarah, personal, dan perlahan menarik Sidney kembali ke mimpi buruk yang selama ini coba dia tinggalkan.
Dalam situasi tersebut, Sidney dihadapkan pada pilihan yang tidak pernah benar-benar dia inginkan. Antara terus bersembunyi, atau kembali menghadapi masa lalu demi melindungi orang yang paling dia sayangi.
BACA JUGA:Woody dan Buzz Bersatu Selamatkan Bonnie dari Lilypad! Rilis Trailer 'Toy Story 5'
Berbeda dari film-film sebelumnya, Scream 7 menempatkan konflik keluarga sebagai pusat cerita. Target utama Ghostface bukan korban acak. Melainkan sosok yang memiliki keterkaitan langsung dengan sejarah panjang pembunuhan di waralaba ini.