BI Malang Siapkan Rp3,9 Triliun Uang Baru untuk Ramadan–Lebaran 2026

Jumat 20-02-2026,14:22 WIB
Reporter : Abdul Halim
Editor : Abdul Halim

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID–Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menyiapkan uang layak edar sebesar Rp3,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Jumlah tersebut dialokasikan untuk mendukung kelancaran transaksi masyarakat di wilayah kerja BI Malang yang mencakup Kota Malang dan sejumlah daerah sekitarnya. Penyediaan dana ini merupakan bagian dari program nasional Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI).

BACA JUGA:2 Lokasi di Nganjuk dan 1 di Surabaya Digeledah Bareskrim terkait TPPU Emas Ilegal Rp25,8 T 

Kepala Perwakilan BI Malang Indra Kuspriyadi menyampaikan, peningkatan kebutuhan uang tunai menjelang Lebaran menjadi pertimbangan utama dalam penyiapan likuiditas. Setiap tahun, permintaan uang pecahan kecil hingga menengah cenderung meningkat untuk kebutuhan zakat, sedekah, serta tradisi berbagi saat Lebaran.

"Nantinya uang tersebut akan disalurkan melalui Bank Indonesia dan perbankan di wilayah kerja BI Malang. Langkah ini diambil, guna mengantisipasi lonjakan aktivitas ekonomi masyarakat selama periode mudik dan lebaran,” jelas Indra, Jumat (20/2) usai salat Jumat.

BACA JUGA:Prabowo Ubah Direksi BPJS Kesehatan 2026–2031, Tunjuk Eks Dokter Kopassus sebagai Dirut 

Selain menyiapkan dana dalam jumlah besar, BI juga membuka layanan penukaran uang baru melalui kas keliling dan perbankan yang telah bekerja sama. Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan secara daring melalui laman resmi BI serta mengikuti jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:Cuaca Malang Raya 20 Februari: Hujan Ringan dan Berawan Dominan, Waspadai Potensi Angin Kencang di Batu 

BI mengimbau masyarakat untuk menukarkan uang melalui jalur resmi guna menghindari praktik penukaran ilegal dengan biaya tambahan. Dengan kesiapan Rp3,9 triliun tersebut, BI optimistis kebutuhan uang layak edar di Malang Raya selama Ramadan dan Lebaran 2026 dapat terpenuhi secara optimal. 

Tags :
Kategori :

Terkait