KLOJEN, DISWAYMALANG.ID--Sebanak 55 pelatih sepak bola se-Malang Raya mengikuti acara Sharing dan Refreshing Pelatih Sepak Bola Malang Raya, Senin (10/2) di ruang meeting Stadion Gajayana Kota Malang. Kegiatan dipandu langsung oleh 3 Pelatih Top Nasional, yaitu Coach Hartoyo, Gusnul Yakin, dan Joko "Gethuk" Susilo. Dimoderatori oleh Coach Imam SARSAR dari Malang City Football Academy (MCFA).
BACA JUGA:Mahasiswa FILKOM Program UB STARS, Jalani Internship Riset di The University of Osaka
Hadir pula Wahyu Eko Setiawan selaku direktur utama MCFA dan Prof Muhammad Bisri selaku ketua Dewan Pembina MCFA. Acara difasilitasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang serta mendapatkan dukungan dari KONI Kota Malang.
"Untuk membangun ekosistem sepak bola di Malang, kita tentu sangat membutuhkan pelatih-pelatih muda berkualitas tinggi. Itu tujuan utama kegiatan ini," Ungkap Prof. Muhammad Bisri saat kegiatan berlangsung.
BACA JUGA:UB Kukuhkan 10 Guru Besar Keilmuan Berbeda dalam Sidang Senat Akademik Dua Hari
Di antara pelatih yang ikut acara juga ada pelatih sepak bola putri di Malang Raya. Menurut Bisri, hal ini tentu sangat positif, karena sepak bola bukan hanya olahraga untuk laki-laki. Melalui sepak bola juga bisa dikembangkan sport sciences, teknologi, dan pengembangan karakter yang kuat. Termasuk menjadikan sepak bola sebagai seni menjaga kesehatan, kejujuran, sportifitas dan teamwork.
Sementara itu, Dirut MCFA Wahyu Eko Setiawan mengatakan, kegiatan itu tidak dipungut biaya bagi seluruh peserta. Karena kegiatan itu terlaksana sepenuhnya dengan pola gotong- royong dan partisipasi sukarela dari berbagai pihak.
Terutama dari Disporapar Kota Malang, KONI Kota Malang, Prof Muhammad Bisri, dan 3 pelatih top nasional yang menjadi narasumber utama.
BACA JUGA:Prof Prija Djatmika Tawarkan Model Pengembalian Aset Pelaku Pidana Korupsi
"Ini bentuk konkret kepedulian berbagai pihak untuk membangun ekosistem sepak bola di Malang Raya. Terutama di Kota Malang. Kami sangat berterima kasih atas dukungannya," ujar Wahyu yang akrab disapa Sam WES.
Joko Gethuk selaku narasumber utama menyampaikan, kegiatan sharing dan refreshing ini harus terus ada kelanjutannya. Termasuk bagaimana program kerja selanjutnya untuk menaikkan level kepelatihan bagi pelatih sepak bola di Malang Raya.
BACA JUGA:Satu Lawan Berat dari Eropa! Ini 3 Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Yang dibuktikan dengan mengikuti program lisensi pelatih yang progresif. Coach Joko Gethuk meyakini, jika di Malang Raya semakin banyak pelatih muda sepak bola yang berkualitas tinggi, kualitas sepak bola di Malang Raya juga akan semakin meningkat pesat.
"Saya selalu siap diajak berdiskusi, sharing, dan berkolaborasi dengan siapa saja yang mempunyai niat baik untuk membangun ekosistem sepak bola di Malang Raya. Saya punya kurikulumnya. Saya ada banyak referensinya. Mari kita berkolaborasi," ungkap Joko Gethuk pada akhir sesi pemaparan materi utamanya.
Sementara itu, Coach Hartoyo dan Gusnul Yakin, yang saat ini sudah berusia 72 tahun menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus sering-sering diselenggarakan. Agar bisa terbangun ruang-ruang kerja sama dan kolaborasi yang saling melengkapi.
BACA JUGA:Prof Mashudi Tawarkan Model Nutrisi Peternakan Sapi Perah Daerah Tropis
Termasuk bisa saling bertukar ilmu pengetahuan dan pengalaman. Saling mengasah, mengasuh dan menghidupi. "Untuk bersama-sama membangun ekosistem sepak bola di Malang Raya yang lebih maju dan berkembang," demikian menurut dua tokoh pelatih sepak bola nasional yang besar dan menjadi legenda di Malang Raya itu.
Diungkapkan oleh mereka, semua pihak yang terkait dengan sepak bola di Malang Raya harus membangun jejaring kerja sama dan kolaborasi yang harmonis. Saling mendukung, memperkuat, dan melengkapi.
"Semoga kelak ke depan, dari para pelatih muda yang hadir dalam kegiatan ini, bisa melahirkan banyak pemain sepak bola level nasional dan internasional. Yakin, kita bisa!" ungkap Coach Gusnul Yakin.