Kesuksesan ini kemudian menembus batas benua dengan dibukanya pabrik pertama di luar Eropa, tepatnya di Lithgow, Australia, pada tahun 1978.
Popularitas Nutella tidak hanya berhenti pada produk olesan. Brand ini terus bertransformasi menjadi gaya hidup dan karya seni. Pada tahun 1996, acara "Generation Nutella" digelar di Paris dengan melibatkan desainer besar seperti Paco Rabanne.
Bahkan, Nutella pernah mencatatkan nama di Guinness Book of Records pada tahun 2005 saat lebih dari 27.000 orang di Jerman berkumpul untuk melakukan sarapan kontinental terbesar sepanjang masa.
BACA JUGA:Saga Final One Piece, Sanji Menuju Kekuatan Besar Level Yonko
Memasuki era modern, Nutella terus melakukan ekspansi produk untuk memanjakan lidah konsumen. Pada tahun 2005, Nutella memperkenalkan format praktis melalui Nutella &GO!, disusul dengan kehadiran Nutella B-ready pada 2015 yang menawarkan sensasi renyah.
Nutella &Go! dan Nutella B-ready--Pinterest
Inovasi ini terus berlanjut hingga peluncuran Nutella Biscuits pada 2019 yang sukses mencuri perhatian pasar global, hingga kehadiran Nutella Muffin pada tahun 2020 dan Nutella Croissant pada 2023.
Tidak hanya dalam kemasan, pengalaman menikmati cokelat hazelnut ini juga diwujudkan melalui pembukaan restoran permanen pertama, Nutella Cafe, di Chicago pada tahun 2017.
BACA JUGA:Happy Kyuhyun Day! Intip Jejak Karier Kyuhyun Super Junior di Layar Kaca
Perjalanan panjang Nutella dari sebuah solusi sederhana di kota kecil Italia hingga menjadi hari peringatan internasional setiap 5 Februari membuktikan bahwa inovasi yang lahir dari kesulitan dapat membuahkan hasil yang manis.
World Nutella Day menjadi pengingat bahwa sebuah rasa yang konsisten dapat menyatukan jutaan orang melalui satu olesan dan senyuman di atas selembar roti.