Pasangan Asal Tasikmadu Raih Juara 1 Keluarga Inspiratif Teladan KB-Lestari 2025
--
KEDUNGKANDANG, DISWAYMALANG.ID – Pasangan asal Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Iswanto (51) dan Anisa Agustina (47), berhasil meraih juara pertama dalam ajang Penilaian 5 Besar Pasangan Keluarga Inspiratif Teladan KB-Lestari Tahun 2025. Pasangan ini meraih nilai tertinggi yakni 773,70 poin, mengungguli empat pasangan lainnya dari berbagai kelurahan di Kota Malang.
Juara kedua diraih pasangan Yulianto (57) – Kamelia (50) dari Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, dengan nilai 751,04 poin. Sementara posisi ketiga ditempati pasangan Nanang Setiawan (43) – Firdaus Zubaidillah (36) asal Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, dengan nilai 720,04 poin. Peringkat keempat diraih pasangan Iwan Kusnadi (46) – Indria Lestari Rahayu (45) dari Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, dengan nilai 700,20 poin. Adapun peringkat kelima ditempati pasangan Djudjuk Sugiarto (55) – Yulli Handayani (47) dari Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, dengan nilai 696,20 poin.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga menyerahkan penghargaan kepada keluarga pemenang. Ia berharap keluarga penerima penghargaan bisa menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam mengelola rumah tangga harmonis.
“Penghargaan ini adalah simbol bahwa keluarga yang baik bisa menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Harapan kami semakin banyak keluarga di Kota Malang yang meneladani nilai-nilai tersebut,” kata Wahyu.
Kepala Dinas Sosial-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, menegaskan bahwa penghargaan Keluarga Inspiratif Teladan KB-Lestari diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada keluarga yang mampu membangun rumah tangga harmonis dan sejahtera.
“Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat luas untuk terus mengelola keluarga dengan baik, menjaga keharmonisan, sekaligus menjadi teladan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Donny menambahkan, pemberdayaan keluarga menjadi salah satu tujuan utama Pemkot Malang dalam mewujudkan masyarakat sejahtera. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas hidup keluarga di berbagai aspek, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi mandiri.
“Jika keluarga mandiri, maka mereka akan lebih kuat menghadapi tantangan sosial dan ekonomi,” tambahnya.
BACA JUGA:Desa Pandanrejo Ditetapkan sebagai Desa Mandiri, Pariwisata dan Pertanian Dikuatkan
Ajang penilaian keluarga teladan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang sehat, harmonis, dan berdaya saing, sejalan dengan visi pembangunan keluarga berkelanjutan di Kota Malang.
Sumber:
