Bupati Malang Launching Pengiriman Perdana 3.000 Porsi Makanan Bergizi Gratis di Gondanglegi
Bupati Malang Memantau Pendistribusian MBG--
GONDANGLEGI, DISWAYMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang resmi meluncurkan pengiriman perdana Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dipusatkan di Kecamatan Gondanglegi. Kegiatan ini ditandai dengan distribusi 3.000 porsi makanan bergizi untuk siswa SD, SMP, hingga SMA di wilayah tersebut, Selasa (19/8).
Launching dilakukan langsung oleh Bupati Malang HM Sanusi di Dapur Badan Gizi Nasional (BGN) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Yayasan Hasyim Asy’ari, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi. Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Yayasan Hasyim Asy’ari Makhrus Soleh, Kasdim 0818 Malang-Batu, jajaran kepala perangkat daerah Kabupaten Malang, pimpinan Pondok Pesantren Al Rifaie, serta Forkopimcam Gondanglegi.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menegaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis pemerintah pusat yang memiliki dampak langsung bagi generasi muda. Menurutnya, distribusi makanan bergizi tidak hanya sekadar bentuk kepedulian negara terhadap anak-anak, tetapi juga investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini bukan hanya wujud kepedulian negara terhadap generasi penerus, tetapi juga investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Sanusi.
Sanusi menambahkan, keberadaan dapur BGN di Gondanglegi diharapkan dapat mempercepat pemenuhan gizi pelajar, sekaligus mendukung target nasional dalam menekan angka stunting. Pemkab Malang, kata dia, siap mengawal agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran.
BACA JUGA:Tomie Herawanto Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Kabupaten Malang Gantikan Nurcahyo
Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah pusat yang menyasar pelajar di seluruh Indonesia. Tujuannya, meningkatkan gizi anak bangsa sekaligus membentuk pondasi kesehatan sejak dini. Dengan adanya dapur pelayanan gizi di Gondanglegi, Kabupaten Malang kini menjadi salah satu daerah yang mendapat prioritas distribusi perdana di Jawa Timur.
Turunnya program MBG di Malang Raya dinilai sangat relevan. Mengingat masih adanya tantangan terkait kesehatan anak, terutama dalam aspek pemenuhan gizi seimbang. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mencatat, penanganan gizi dan stunting menjadi fokus utama daerah dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:26.961 Penumpang Gunakan Kereta Api di Stasiun Malang Selama Libur HUT ke-80 RI
Bupati Sanusi memastikan, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pondok pesantren agar manfaat program ini dapat dirasakan secara luas. “Anak-anak adalah investasi bangsa. Dengan gizi yang baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih unggul,” tegasnya.
Peluncuran di Gondanglegi ini menjadi tonggak awal program MBG di Kabupaten Malang. Ke depan, distribusi makanan bergizi akan diperluas ke wilayah lain dengan melibatkan dapur gizi yang sudah disiapkan. (ab)
Sumber:
