Dosen UM Ini Sukses Bimbing Tim Pelajar Indonesia Borong 5 Medali di Olimpiade Ekonomi di Azerbaijan
--
LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID – Universitas Negeri Malang (UM) kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Dr. Dwi Wulandari, SE, MM, CFP, dosen sekaligus Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM, sukses membimbing tim Indonesia meraih satu medali emas, empat medali perak, serta dua penghargaan Best in Finance dalam ajang International Economics Olympiad (IEO) 2025 di Baku, Azerbaijan, yang berlangsung 20–29 Agustus 2025.
Ajang yang diikuti 265 peserta dari 53 negara ini merupakan olimpiade ekonomi paling bergengsi di dunia, yang menguji kemampuan dalam bidang ekonomi, literasi keuangan, serta analisis business case secara komprehensif. Dalam ajang tersebut, Dr. Dwi Wulandari juga dipercaya sebagai team leader dan anggota International Board IEO.
“Saya bangga melihat ketangguhan dan kerja sama mereka hingga berhasil membawa pulang medali, meskipun harus berkompetisi dalam suhu ekstrem di Azerbaijan,” ujar Dr. Dwi dalam keterangan tertulis, Senin (4/8)
Lima pelajar perwakilan Indonesia yang berhasil mengukir prestasi di IEO 2025 adalah:
• I Putu Dickson Hartopo (SMAN 1 Denpasar) – Medali Emas & Best in Finance
• Panji Andika Saputra Wijaya (SMA Katolik St. Albertus Malang) – Medali Perak & Best in Finance
• Faustine Bryant Tanhoga (SMA Sutomo 1 Medan) – Medali Perak
• Jonathan Febrian Kurniawan (SMA Kristen 8 Penabur Jakarta) – Medali Perak
• Raynar Pramudya Sayyid Andaru (MAN 2 Malang) – Medali Perak
Kelima siswa tersebut terpilih melalui seleksi ketat yang digelar oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), dari 32.000 peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) hingga tahap tes psikologis dan logika ekonomi. Mereka kemudian mengikuti pelatihan intensif nasional yang mencakup simulasi soal IEO, penguatan konsep ekonomi internasional, serta pengembangan strategi presentasi dan mental kompetitif.
Dukungan terhadap keberhasilan tim Indonesia juga datang dari Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, MPd, serta Dekan FEB UM, Dr. Hadi Sumarsono, ST, MSi. Pendanaan kegiatan disokong sepenuhnya oleh Puspresnas Kemendikbudristek RI.
Dr. Dwi menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembinaan akademik dan penguatan soft skill dalam membentuk karakter peserta. “Kami membangun kepercayaan diri dan kemampuan negosiasi mereka agar siap tampil sebagai pemimpin muda global,” jelasnya.
BACA JUGA:Masuk RPJPD 2025–2045, Wacana Pemekaran Kabupaten Malang Kian Menguat
Keberhasilan di IEO 2025 diharapkan menjadi inspirasi bagi jutaan pelajar Indonesia untuk terus berprestasi dan bersaing di level global. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan sinergi positif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing tinggi. (ab)
Sumber: humas um
