Prakiraan Cuaca Pesisir dan Gunung Malang Raya 7 November, Waspada Angin Kencang
Ilustrasi angin kencang di Malang--bnpb
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Kawasan Malang Raya diprakirakan mengalami dinamika cuaca tidak terlalu ekstrem akhir pekan ini. Khususnya, di kawasan pesisir dan perairan serta pegunungan.
Kondisi cuaca di perairan Malang selatan menurut BMKG Maritim pada Sabtu 7 November terpantau berawan tebal disertai potensi gelombang dengan tinggi katagori sedang. Meski demikian, menurut BMKG Juanda, wilayah Kabupaten Malang termasuk salah satu daerah yang masuk dalam ancaman potensi cuaca ekstrem pada periode 2–9 November 2026.
Berikut prakiraan kondisi spesifik untuk wilayah pantai dan sekitarnya pada 7 November 2026:
Tinggi Gelombang Laut: Perairan selatan Malang (termasuk kawasan pantai selatan) diprakirakan mengalami gelombang tinggi mencapai 2 hingga 2,3 meter.
Potensi Hujan & Angin: Wilayah Malang berpotensi mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, khususnya pada waktu sore hingga malam hari
Dengan kondisi demikian, para nelayan tradisional dan operator kapal wisata diimbau untuk tetap memantau perkembangan tinggi gelombang serta kecepatan angin laut. Keselamatan pelayaran harus ditempatkan sebagai prioritas utama guna menghindari potensi bahaya di tengah laut.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Kota Batu Sabtu 7 November, Waspada Kabut Tebal
Kawasan Pegunungan
Beralih ke kawasan pegunungan di Malang Raya, atmosfer terpantau cukup sejuk dengan potensi kabut tebal yang menyelimuti jalur pendakian utama. Suhu udara di sekitar Gunung Bromo diprakirakan berada pada kisaran 12°C-19°C dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Sementara itu, kawasan Gunung Welirang serta Gunung Kawi-Butak mencatatkan suhu udara masing-masing sekitar 16°C-23°C dan 11°C-21°C.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Kabupaten Malang 7 November, Waspada Hujan Disertai Kilat
Potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur secara umum hari ini memerlukan perhatian serius dari seluruh instansi dan masyarakat luas. BMKG mendeteksi adanya potensi pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan lebat disertai petir mendadak. Langkah mitigasi dini harus terus disiapkan demi meminimalisasi dampak buruk dari fenomena hidrometeorologi tersebut.
Sumber:









