Coach Fahmi Ungkap Rahasia Pengusaha Naik Kelas, Bukan Sekadar Kerja Keras!

Coach Fahmi Ungkap Rahasia Pengusaha Naik Kelas, Bukan Sekadar Kerja Keras!

Coach Fahmi membagikan strategi pengusaha naik kelas melalui visi besar, manajemen profesional, dan pembelajaran berkelanjutan.-SS YOUTUBE -

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Pengusaha yang ingin bisnisnya berkembang tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras. Mereka juga harus memiliki visi besar, disiplin, mentalitas pemilik bisnis, serta kemauan untuk terus belajar.

Pesan itu disampaikan Coach Fahmi, pakar bisnis sekaligus pendiri Kampoeng Sulaiman Indonesia dan Grounded Business Coaching, dalam program Tugu Inspirasi.

Menurut Coach Fahmi, perjalanan membangun bisnis besar selalu dimulai dari usaha kecil. Namun, ada satu hal yang membedakan pengusaha yang mampu naik kelas, yakni cara berpikir dan kesungguhan mereka dalam mewujudkan cita-cita.

Bisnis Besar Berawal dari Pikiran Besar

Mayoritas pelaku usaha di Indonesia masih berada pada level mikro. Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat struktur ekonomi nasional melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha.

Pengusaha perlu didorong agar tidak berhenti pada skala usaha yang sama. Mereka harus memiliki keberanian untuk mengembangkan bisnis secara bertahap, mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga menjadi perusahaan besar.

Coach Fahmi menegaskan, ukuran usaha pada masa awal bukanlah penentu masa depan bisnis. Justru visi, disiplin, dan mentalitas pemiliknya menjadi fondasi penting untuk mencapai pertumbuhan.

"Semua usaha besar dulunya kecil... tetapi sejak mereka kecil beroperasi, mereka sudah punya pikiran besar, disiplin yang besar, kerja keras. Inti dari business owner mentality adalah percaya bahwa cita-citanya itu mampu diwujudkan," ujar Coach Fahmi.

Pesan tersebut menekankan bahwa pengusaha harus berani menetapkan target yang lebih tinggi. Cita-cita besar perlu diterjemahkan menjadi langkah nyata, bukan sekadar angan-angan.

Delapan Fungsi Organisasi Harus Berjalan

Untuk membawa bisnis naik kelas, pengusaha juga perlu mengubah cara mengelola perusahaan. Bisnis tidak bisa terus bergantung pada pemilik yang mengerjakan hampir semua hal sendiri.

Ada delapan fungsi organisasi yang perlu diperhatikan, yakni legalitas, budaya perusahaan, produksi, logistik, pemasaran, sumber daya manusia (HR), keuangan, dan kepemimpinan.

Seluruh fungsi tersebut harus berjalan secara terintegrasi. Ketika salah satu bagian tidak dikelola dengan baik, perkembangan perusahaan berpotensi terhambat.

Legalitas dan budaya perusahaan menjadi fondasi organisasi. Sementara itu, produksi, logistik, serta pemasaran memastikan kegiatan usaha berjalan dan produk bisa sampai kepada konsumen.

Fungsi HR dan keuangan juga tidak kalah penting. Pengelolaan sumber daya manusia yang tepat serta pencatatan keuangan yang tertib membantu perusahaan mengambil keputusan secara profesional.

Di sisi lain, kepemimpinan menentukan arah perusahaan. Pemilik bisnis harus mampu membangun sistem dan tim agar usaha tidak selamanya bergantung pada tenaga serta keputusan pribadi.

Scale-Up Harus Diiringi Kemauan Belajar

Sumber: