ONIC Gagal Juara MPL ID S18, Kiboy Akui Kehilangan Sanz
Kiboy ONIC (kiri) dan Sanzz ONIC (kanan)--indogamers.com
MALANG, DISWAYMALANG.ID - ONIC Esports harus mengubur ambisi merebut gelar juara Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia Season 18 (MPL ID S18). Ini setelah ONIC tersingkir dalam persaingan babak playoff yang dimulai Rabu (4/11/2026) di Jatim Expo, Surabaya.
Absennya Gilang "Sanz" dan terbatasnya waktu adaptasi bersama Agung "Killua" menjadi tantangan bagi tim berjuluk Raja Langit tersebut. Hal itu diungkapkan roamer ONIC, Kabuki alias Kiboy, saat menjelaskan pengalamannya bertanding tanpa Sanz.
Kiboy mengakui perubahan komposisi pemain membuat permainan ONIC terasa berbeda. Terlebih, ia sudah bertahun-tahun membangun kerja sama dengan Sanz sehingga harus menyesuaikan diri ketika rekannya tersebut tidak tampil di babak playoff.
Pernyataan itu disampaikan Kiboy ketika menjawab pertanyaan penggemar dan media seusai pertandingan. Ia juga menyoroti proses adaptasi bersama Killua yang kembali memperkuat ONIC setelah sebelumnya menjalani masa rehat dari kompetisi utama.
BACA JUGA: Playoff MPL ID S18: 4 Alasan ONIC Bisa Kalahkan Alter Ego
Kiboy Akui Permainan ONIC Berbeda Tanpa Sanz
Bagi Kiboy, absennya Sanz bukan sekadar perubahan susunan pemain. Kebiasaan, komunikasi, dan pemahaman strategi yang sudah terbangun selama bertahun-tahun turut mengalami perubahan.
"Perasaannya pasti berbeda dan benar-benar terasa aneh karena saya sudah terbiasa main bersama Gilang (Sanz) sejak lama. Karena Agung (Killua) baru saja dipromosikan kembali di pertengahan musim, kita butuh banyak adaptasi dalam waktu yang sangat singkat," ujar Kiboy.
Situasi tersebut membuat ONIC harus membangun kembali koordinasi antarpemain dalam waktu terbatas. Padahal, persaingan di babak playoff menuntut setiap tim memiliki strategi matang dan kerja sama yang solid.
Kemampuan individu para pemain tidak serta-merta menjamin terbentuknya chemistry. Kekompakan membutuhkan proses, terutama ketika perubahan komposisi terjadi menjelang fase penting kompetisi.
Minim Waktu Adaptasi Jadi Tantangan ONIC
Kembalinya Agung "Killua" dari Mobile Legends Development League (MDL) pada pertengahan musim menjadi salah satu perubahan penting dalam komposisi ONIC.
BACA JUGA: NAVI vs Alter Ego: Duel Makro dan Agresi di Babak Playoff MPL S18
Perubahan tersebut mengharuskan para pemain menyesuaikan pola permainan dan pembagian peran. Mereka juga perlu membangun kembali pemahaman strategi agar komunikasi dan koordinasi berjalan optimal.
Sumber: youtube mpl indonesia









