Gus Baha: Keistimewaan Nabi Muhammad Tak Habis Dipuji (2)

Gus Baha: Keistimewaan Nabi Muhammad Tak Habis Dipuji (2)

Ilustrasi Gus Baha dalam sebuah pengajian di Lirboyo, Kediri. -youtube simpedia--

REMBANG, DISWAYMALANG.ID — Memuji Nabi Muhammad merupakan bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah. Namun, manusia tidak akan pernah mampu menguraikan seluruh keistimewaan beliau.

Hal itu dijelaskan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha ketika membahas syair pujian kepada Nabi Muhammad. Pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Narukan Rembang tersebut menerangkan bahwa keutamaan Rasulullah begitu luas.

Bahkan, jika manusia berusaha menjelaskan satu bagian kecil saja, penjelasannya tetap tidak akan sempurna.

Gus Baha menguraikan ungkapan bahasa Arab yang menjelaskan keterbatasan lidah manusia dalam menggambarkan kemuliaan Rasulullah.

Intinya, orang yang memuji akan selalu kehabisan kata-kata. "Siapa yang mampu menjelaskan secara terperinci seluruh keutamaanmu, wahai Rasulullah?"

Menurut ulama ahli tafsir asal Rembang tersebut, tidak ada manusia yang mampu menguraikannya secara sempurna.

Ia kemudian memberikan contoh sederhana. Bahkan, menggambarkan keindahan gigi Nabi Muhammad saja tidak akan cukup dengan kata-kata.

Gus Baha menjelaskan bahwa Rasulullah memiliki penampilan yang sangat baik. Senyum beliau juga membuat orang yang melihatnya merasa bahagia.

Ketika berbicara, perkataan Rasulullah terasa indah. Orang yang mendengarkan seolah mendapatkan mutiara dari setiap kalimatnya. "Orang yang berbicara dengan Nabi seperti mendapatkan mutiara dari perkataannya."

Gus Baha kemudian membandingkan hal tersebut dengan orang yang sekadar berpura-pura saleh. Ada orang yang sengaja menampilkan diri seolah-olah sangat alim. Penampilannya dibuat tenang dan meyakinkan.

Namun, belum tentu perilakunya mencerminkan apa yang ditampilkan. "Kalau memang ingat Allah, ya ingat Allah saja. Tidak perlu dibuat rumit."

Pembahasan kemudian kembali pada keistimewaan Rasulullah. Menurut Gus Baha, kemuliaan Nabi Muhammad bukan hanya terletak pada penampilan fisik.

Akhlak, kemurahan hati, dan kedudukan beliau juga sangat luar biasa. Salah satu contohnya adalah kemurahan hati Rasulullah. "Kalau hanya punya dua baju, lalu diminta satu, Nabi akan memberikan."

Wakil Rais Aam PBNU periode 2026–2031 itu juga mengingatkan tentang syafaat Nabi Muhammad. Dalam pengajiannya, Gus Baha menyebut syafaat Rasulullah bagi umatnya, termasuk mereka yang melakukan dosa besar.

Sumber: youtube dakwah gus baha27

Berita Terkait