Festival Mangrove Jatim, Kaka Slank Ajak Jaga Ekosistem Pesisir
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kaka Slank melakukan penanaman mangrove serentak di pesisir pantai Kota Probolinggo, Selasa 3 November 2026-Pemprov Jawa Timur ---
PROBOLINGGO, DISWAYMALANG.ID – Pesisir Kota Probolinggo menjadi pusat gerakan pelestarian lingkungan Jawa Timur. Sebanyak 8.100 bibit mangrove ditanam dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-11 yang berlangsung di Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Selasa, 3 November 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah. Musisi nasional Akhadi Wira Satriaji atau Kaka Slank ikut turun dalam aksi penanaman bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Probolinggo Aminuddin, dan Bupati Probolinggo Muhammad Haris.
Ribuan pelajar, komunitas lingkungan, masyarakat pesisir, serta berbagai elemen masyarakat juga terlibat. Kehadiran Kaka Slank menjadi bagian dari kampanye untuk memperluas kepedulian publik terhadap ancaman kerusakan ekosistem pantai.
Mangrove Bukan Sekadar Penghijauan Pantai
Gubernur Khofifah menempatkan gerakan penanaman mangrove sebagai investasi lingkungan jangka panjang. Tanaman pesisir tersebut mempunyai fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat perlindungan kawasan pantai.
Mangrove dapat membantu mengurangi dampak abrasi, menjadi tempat hidup berbagai biota perairan, serta menyimpan karbon dalam biomassa dan tanahnya.
Karena itu, Khofifah mengajak masyarakat memandang penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian yang manfaatnya tidak berhenti pada hari pelaksanaan kegiatan.
"Selagi yang ditanam tumbuh dan bisa menyerap karbondioksida serta menghasilkan oksigen, maka saat itu kita bersedekah oksigen," ujar Khofifah.
Pesan tersebut sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan rehabilitasi pesisir tidak cukup diukur dari jumlah bibit yang ditanam. Tingkat kelangsungan hidup tanaman dan keberlanjutan pemeliharaannya juga menentukan hasil kegiatan.
Khofifah mengingatkan perlunya perencanaan rehabilitasi secara tepat. Pemilihan lokasi, kesesuaian jenis mangrove dengan kondisi lingkungan, serta perawatan setelah penanaman harus menjadi perhatian.
Luas Mangrove Jatim Bertambah 3.846 Hektare
Gerakan di Probolinggo berlangsung ketika kawasan mangrove Jawa Timur menunjukkan perkembangan positif.
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2025, luas mangrove eksisting di Jawa Timur mencapai 31.067 hektare.
Angka tersebut meningkat dibandingkan kondisi 2021 yang tercatat 27.221 hektare. Artinya, terdapat penambahan sekitar 3.846 hektare dalam kurun empat tahun.
Sumber: harian disway dan sumber lainnya









