Bara Api TPA Supit Urang Malang Masih Tertanam hingga Kedalaman 3 Meter
Damkar Masih Mencari Bara Api --
SUKUN, DISWAYMALANG.ID — Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, masih berlangsung. Meski kobaran api di permukaan sudah tidak terlihat, bara api masih ditemukan tertanam hingga kedalaman hampir tiga meter di bawah timbunan sampah.
Kondisi tersebut membuat petugas tidak cukup hanya melakukan penyemprotan dari permukaan. Tumpukan sampah harus digali dan diurai agar bara api yang tersembunyi dapat dijangkau dan dipadamkan.
Kasatpol PP Kota Malang Prayitno mengatakan, kepulan asap masih terlihat di sejumlah titik, terutama kawasan tengah dan timur TPA. Asap tebal tersebut mengindikasikan masih adanya bara api di bawah permukaan timbunan sampah.
BACA JUGA:Wahyu Hidayat Targetkan 25 Emas, Kota Malang Bidik Tiga Besar POPDA Jatim 2026
“Dari hasil uji petik kemarin, ternyata ada yang kedalamannya hampir tiga meter,” ujar Prayitno, Selasa (3/11/2026).
Sementara itu, kondisi di sisi barat TPA mulai menunjukkan perkembangan. Sekitar 98 persen area sisi barat, dari utara hingga selatan, dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Penanganan juga telah menjangkau area hingga radius sekitar 500 meter dari sisi paling barat.

Kasatpol PP Kota Malang Prayitno--halim/diswaymalang.id
Berbeda dengan sisi barat, kawasan tengah dan timur masih menjadi konsentrasi penanganan. Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertugas menggali dan mengurai timbunan sampah yang mengeluarkan asap. Setelah bara api ditemukan, petugas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan untuk memadamkannya.
“Teman-teman DLH menggali titik yang diperkirakan masih ada bara api. Kemudian teman-teman Damkar menyemprot dan mematikan apinya. Untuk hari ini, titik tengah masih menjadi konsentrasi kami,” jelasnya.
Selain memadamkan bara api, petugas juga berupaya menekan kepulan asap di sisi utara. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan asap menuju permukiman warga karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Kota Malang 3 November 2026: Udara Kabur, Suhu 19–30°C, Kelembapan hingga 98 Persen
Prayitno mengatakan, penanganan kebakaran juga menghadapi kendala akses menuju titik api. Jalur di kawasan TPA dinilai belum cukup mendukung pergerakan kendaraan pemadam, terutama ketika petugas harus menjangkau area yang berada di bagian barat.
Dalam salah satu upaya pemadaman, petugas bahkan harus mengubah jalur masuk karena asap tebal menghambat akses dari sisi selatan. Kondisi itu dinilai berisiko bagi keselamatan personel.
Karena itu, Satpol PP mengusulkan penataan dan perluasan akses jalan di sisi utara, tengah, dan selatan TPA kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Jalur tersebut diharapkan dapat memudahkan kendaraan pemadam menjangkau titik kebakaran dari berbagai arah.
Sumber:









