Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Sebastian Vettel, Begini Perjalanan Menuju Juara Dunia F1 Termuda

Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Sebastian Vettel, Begini Perjalanan Menuju Juara Dunia F1 Termuda

Kimi Antonelli (bertopi), saat merayakan kegembiraannya jadi juara dunia Formula 1 2026 di GP Mexico 2026, bersama seluruh kru, teknisi dan staf Tim Mercedes F1. --Twitter Formula 1 @F1--

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Dunia Formula 1 memiliki raja baru dari Italia. Andrea Kimi Antonelli resmi menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah setelah memastikan gelar musim 2026 melalui Grand Prix Meksiko.

Pembalap Mercedes itu mengunci gelar setelah finis ketiga di Autódromo Hermanos Rodríguez, Minggu (1/11/2026). Pada usia 20 tahun 68 hari, Antonelli mematahkan rekor Sebastian Vettel yang sebelumnya menjadi juara dunia termuda pada usia 23 tahun 134 hari.

Antonelli tidak harus memenangi balapan untuk memastikan gelar. Posisi sembilan sebenarnya sudah cukup baginya, terlepas dari hasil dua pesaing terdekatnya, Lewis Hamilton dan George Russell.

Namun, pembalap kelahiran Bologna, Italia, 25 Agustus 2006, itu justru berhasil naik podium. Ia finis di belakang Max Verstappen dan Lewis Hamilton dalam balapan yang diwarnai insiden, bendera merah, serta periode safety car.

Gelar tersebut menjadi puncak perjalanan panjang Antonelli sejak mengenal dunia balap pada usia dini. Musim 2026 juga mencatatkan statistik impresif: sembilan kemenangan Grand Prix, tujuh pole position, dan 16 podium berdasarkan catatan resmi Formula 1.

Musim Debut Penuh Tantangan Bersama Mercedes

Perjalanan Antonelli di Formula 1 tidak langsung berjalan mulus. Mercedes mempromosikannya ke tim utama pada 2025 untuk menggantikan Lewis Hamilton yang pindah ke Ferrari.

BACA JUGA:Kimi Antonelli Juara Dunia F1 Termuda, Kunci Gelar 2026 di GP Meksiko

Keputusan tersebut terbilang berani. Antonelli langsung melompat dari Formula 2 ke Formula 1 tanpa lebih dahulu menjalani musim di Formula 3.

Pada musim debutnya, ia harus beradaptasi dengan tekanan besar sebagai rekan setim George Russell. Beberapa kesalahan dan insiden sempat mewarnai penampilannya, tetapi ia tetap menunjukkan potensi melalui sejumlah hasil penting.

Antonelli meraih podium pertamanya di Grand Prix Kanada 2025 dengan finis ketiga. Ia kemudian menutup musim debut dengan tiga podium dan 150 poin, menempati posisi ketujuh klasemen pembalap.

Hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi musim berikutnya. Pengalaman menghadapi tekanan di tahun pertama membantunya memasuki era regulasi baru Formula 1 pada 2026.

Bangkit pada Era Regulasi Baru F1 2026

Musim 2026 menjadi titik perubahan bagi Antonelli. Pembalap muda Mercedes itu mampu beradaptasi dengan karakter mobil dan tuntutan pengelolaan energi dalam regulasi teknis baru.

Sumber: harian disway dan sumber lainnya