Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips Mengatur Pengeluaran agar Tetap Terkendali
Pembayaran QRIS memang praktis, tetapi pengeluaran bisa menumpuk. Simak 4 tips mengatur anggaran, memantau transaksi, dan memanfaatkan promo. -ist--
MALANG, DISWAYMALANG.ID - Pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin memudahkan transaksi sehari-hari. Cukup memindai kode QR, masyarakat bisa membayar makanan, minuman, transportasi, hingga kebutuhan belanja tanpa harus menyiapkan uang tunai.
Namun, kemudahan tersebut juga perlu diimbangi dengan kebiasaan mengelola keuangan. Transaksi bernilai kecil yang dilakukan berulang kali dapat menghabiskan anggaran lebih cepat daripada yang diperkirakan.
Agar pembayaran digital tetap praktis tanpa membuat pengeluaran tidak terkendali, ada empat kebiasaan yang bisa diterapkan. Mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan hingga memeriksa riwayat transaksi secara rutin.
1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan Sebelum Bertransaksi
Kemudahan membayar menggunakan QRIS terkadang membuat keputusan belanja terasa lebih ringan. Karena itu, luangkan waktu sejenak sebelum bertransaksi untuk mempertimbangkan apakah barang atau jasa yang akan dibeli memang diperlukan.
Misalnya, ketika membeli makan siang, kebutuhan utamanya adalah makanan. Namun, pilihan menu dan tempat makan tetap bisa disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.
Sesekali memilih menu yang lebih terjangkau dapat memberikan ruang bagi kebutuhan lain. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati aktivitas sehari-hari tanpa mengorbankan prioritas keuangan.
2. Tetapkan Anggaran Harian dan Siapkan Saldo Khusus
Pengeluaran kecil bisa bertambah ketika transaksi dilakukan berkali-kali dalam sehari. Pembelian kopi, camilan, makanan, dan kebutuhan transportasi mungkin terlihat ringan secara terpisah, tetapi jumlah akhirnya bisa cukup besar.
Untuk mengantisipasinya, tentukan batas pengeluaran harian atau mingguan. Pisahkan anggaran untuk kebutuhan utama, transportasi, makan, dan hiburan agar penggunaan uang lebih terarah.
Kamu juga bisa menyiapkan saldo digital khusus untuk pembayaran QRIS sesuai anggaran tersebut. Cara ini membantu memantau sisa dana dan mengurangi risiko menggunakan uang yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan lain.
3. Rutin Periksa Riwayat Transaksi
Mencatat pengeluaran tidak harus dilakukan secara manual satu per satu. Riwayat transaksi pada aplikasi pembayaran dapat membantu pengguna melihat ke mana uang dibelanjakan.
Luangkan beberapa menit setiap minggu untuk memeriksa transaksi. Kelompokkan pengeluaran berdasarkan kebutuhan, seperti makanan, transportasi, belanja harian, dan hiburan.
Dari catatan tersebut, kamu bisa mengetahui kategori yang paling banyak menyerap anggaran. Jika pengeluaran untuk jajan ternyata terlalu besar, misalnya, anggaran minggu berikutnya dapat disesuaikan.
Dalam keterangan promosinya, ShopeePay menyebut fitur Catatan Keuangan dapat membantu pengguna memantau riwayat transaksi. Fitur semacam ini bisa dimanfaatkan untuk mengevaluasi pola belanja dan menyusun anggaran secara lebih terencana.
4. Manfaatkan Promo QRIS secara Bijak
Mengendalikan pengeluaran bukan berarti harus menghindari semua promo. Penawaran potongan harga atau cashback dapat membantu menghemat uang selama digunakan untuk transaksi yang memang sudah direncanakan.
Sumber:









