Pasar Murah HUT ke-81 Jatim di Batu Diserbu Warga, Beras 5 Kg Rp55 Ribu
Warga membeli bahan pokok dalam gelaran Pasar Murah di Halaman Kantor Desa Sumberejo, Kecamatan Batu.-Sholeh/Diswaymalang -
BATU, DISWAYMALANG.ID- Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Kota Batu diwarnai dengan gelaran Pasar Murah yang disambut luar biasa antusias oleh masyarakat. Bertempat di Halaman Kantor Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, pada Rabu (28/10/2026), lokasi kegiatan sejak pagi buta sudah dipadati lautan manusia.
Bahkan sebelum lapak dibuka, warga sudah rela antre mengular sejak subuh. Mereka sengaja datang lebih awal demi mengamankan nomor antrean dan memastikan tidak kehabisan bahan pokok murah.
Tak heran, begitu gerai resmi dibuka sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah komoditas langsung ludes diserbu pembeli hanya dalam waktu satu jam.
BACA JUGA:Pemkot Batu Raih 2 Penghargaan Nasional, Pasar Among Tani Juara II BPOM
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur Dwi Mardiana Susilawati mengatakan Pasar Murah ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat. Tujuannya untuk menjaga stabilitas harga, memastikan stok bahan pokok aman, dan menekan laju inflasi di daerah.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis kita dalam stabilisasi harga dan menjaga daya beli masyarakat, khususnya di wilayah Kota Batu,” ujarnya.
Untuk Kota Batu sendiri, gelaran Pasar Murah HUT Jatim ini tidak hanya terpusat di Sumberejo. Pemprov Jatim bersama Pemkot Batu menggelar di tiga titik sekaligus, yakni di Balai Kota Among Tani, Desa Pesanggrahan, dan Desa Sumberejo, agar jangkauan masyarakat lebih merata.
BACA JUGA:589 Kasus TBC di Kota Batu, Sisir dan Temas Jadi Wilayah yang Diwaspadai
Yang paling diburu warga adalah harga yang jauh di bawah pasaran. Dalam pasar murah tersebut, sejumlah bahan pokok penting dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Seperti beras SPHP yang hanya dibanderol Rp55.000 per 5 kilogram, dan beras premium Rp72.000 per 5 kilogram. Kemudian minyak goreng Rp15.000 per liter, gula pasir Rp16.000 per kilogram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp21.000 per pack.
Tak hanya itu, komoditas hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, dan cabai merah besar juga dijual dengan harga subsidi yang sangat ramah di kantong.
“Tidak hanya bapok, kami juga menghadirkan produk-produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan UMKM lokal guna mendongkrak perekonomian pelaku usaha kecil di daerah,” tambah Mardiana.
BACA JUGA:Batu Agrokreatif Bidik Kota Kreatif UNESCO 2027, Heli Suyanto Andalkan Gastronomi
Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo, Riyanto, mengaku bangga dan bersyukur desanya menjadi salah satu tuan rumah. Menurutnya, selisih harga yang signifikan menjadi alasan utama warga begitu antusias.
Sumber:









