Tujuh Pekan Tanpa Menang, PSIM dan Persijap Harus Segera Keluar dari Tren Buruk

Tujuh Pekan Tanpa Menang, PSIM dan Persijap Harus Segera Keluar dari Tren Buruk

PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara masih tanpa kemenangan setelah tujuh pekan Super League 2026/2027. Keduanya harus segera memperbaiki performa.-Ig persijap_jepara-Ig persijap_jepara

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Perjalanan PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara di Super League 2026/2027 belum berjalan sesuai harapan. Hingga pekan ketujuh, kedua tim masih belum merasakan kemenangan dan harus berjuang keras untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.

PSIM berada di peringkat ke-17 dengan dua poin, sedangkan Persijap menempati posisi ke-18 dengan satu poin. Catatan tersebut menempatkan keduanya di zona degradasi pada klasemen sementara setelah tujuh pertandingan.

Situasi ini menjadi tantangan besar bagi kedua tim. Mereka tidak hanya membutuhkan hasil positif, tetapi juga harus menjaga konsistensi agar tidak terus kehilangan poin dalam persaingan kompetisi.

PSIM Masih Kesulitan Mengubah Hasil Pertandingan

PSIM Yogyakarta telah melewati tujuh laga dengan catatan dua kali imbang dan lima kali kalah. Belum adanya kemenangan membuat perolehan poin mereka tertahan di angka dua.

Dari sisi produktivitas, PSIM baru mencetak tiga gol dan sudah kebobolan 11 kali. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa tim perlu meningkatkan efektivitas serangan sekaligus memperkuat organisasi pertahanan.

Hasil imbang tanpa gol melawan Isenmulang Kalteng FC pada pekan ketujuh memang memberikan tambahan poin. Namun, PSIM masih membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi dan membangun momentum positif.

Tantangan berikutnya adalah menjaga permainan tetap stabil sepanjang pertandingan. Kehilangan konsentrasi atau kegagalan memanfaatkan peluang bisa kembali membuat PSIM kehilangan kesempatan meraih tiga poin.

Persijap Terpuruk di Dasar Klasemen

Persijap Jepara menghadapi situasi yang lebih berat. Dalam tujuh pertandingan, mereka mencatat satu hasil imbang dan enam kekalahan.

Persijap baru mengoleksi satu poin dengan tiga gol yang berhasil dicetak. Di sisi lain, mereka sudah kebobolan 15 gol.

Hasil imbang 1-1 melawan Java United pada pekan ketujuh menjadi tambahan poin bagi Persijap. Meski belum meraih kemenangan, hasil itu setidaknya menghentikan rangkaian kekalahan pada pertandingan tersebut.

Persijap masih harus memperbaiki keseimbangan permainan. Pertahanan yang lebih disiplin dan penyelesaian akhir yang efektif menjadi dua aspek penting untuk meningkatkan peluang mendapatkan hasil lebih baik.

Persaingan Papan Bawah Masih Terbuka

Posisi PSIM dan Persijap saat ini belum menentukan nasib akhir mereka di kompetisi. Perjalanan Super League 2026/2027 masih panjang, sehingga peluang memperbaiki peringkat tetap terbuka.

Namun, kedua tim tidak bisa terus mengandalkan hasil imbang. Tambahan satu poin memang membantu, tetapi kemenangan memberikan dampak lebih besar dalam upaya mengejar klub-klub di atas mereka.

PSIM memiliki keunggulan satu poin dibandingkan Persijap. Selisih tersebut membuat persaingan di dasar klasemen masih terbuka, terutama apabila salah satu tim mampu menemukan momentum kemenangan lebih dahulu.

Sumber: yt rama sfc