2 tahun Disway Malang

Puskesmas Sisir Batu Temukan 32 Kasus Baru TBC, Warga Bisa Manfaatkan Rontgen Gratis

Puskesmas Sisir Batu Temukan 32 Kasus Baru TBC, Warga Bisa Manfaatkan Rontgen Gratis

Salah satu warga saat pemeriksaan dengan ronsen di Balai RW 08 Sisir, Kota Batu-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID — Sebanyak 32 kasus baru tuberkulosis (TBC) ditemukan melalui program penemuan kasus aktif atau Active Case Finding (ACF) di wilayah kerja Puskesmas Sisir, Kota Batu. Penjaringan dilakukan dengan mendatangi masyarakat untuk mempercepat deteksi penyakit yang masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia.

Hingga Selasa (27/10/2026), Puskesmas Sisir telah menuntaskan pemeriksaan di 10 titik. Dua lokasi tersisa berada di Kelurahan Temas dan dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian akhir program ACF TBC tahun ini.

Ketua Tim Pencegahan dan Penanggulangan TBC Puskesmas Sisir dr Emie Prabawati mengatakan, pendekatan aktif diperlukan agar kasus TBC dapat ditemukan lebih cepat. Dengan begitu, pasien bisa segera mendapatkan penanganan dan risiko penularan kepada orang lain dapat ditekan.

Pemeriksaan rontgen dada dalam program ini diberikan secara gratis. Fasilitas tersebut diharapkan mendorong warga memeriksakan diri, termasuk mereka yang tidak merasakan gejala tetapi memiliki faktor risiko atau riwayat kontak erat dengan pasien TBC.

Penemuan Kasus Dilakukan dengan Jemput Bola

Dr Emie menjelaskan, penanganan TBC sebelumnya lebih banyak mengandalkan pasien yang datang ke puskesmas setelah mengalami gejala. Misalnya, batuk berkepanjangan, berat badan turun, batuk berdarah, atau berkeringat pada malam hari.

BACA JUGA:Wamenkes Perintahkan Skrining TBC Wajib bagi Kontak Serumah, 589 Kasus Tercatat di Kota Batu

“Kalau dulu kita mengobati dan menjaring pasien-pasien TBC itu menunggu di puskesmas. Kalau ada orang batuk lama, kemudian berat badan turun, kadang-kadang ada darahnya, keringat di malam hari, itu baru dites,” jelasnya saat ditemui di Balai RW 08 Sisir, Selasa (27/10/2026).

Menurut Emie, pendekatan tersebut perlu dilengkapi dengan penemuan kasus secara aktif. Pemeriksaan langsung di tengah masyarakat memungkinkan petugas menjangkau orang-orang yang belum menyadari dirinya terinfeksi.

Indonesia sendiri masih menjadi salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia. Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan penemuan kasus, pengobatan hingga tuntas, dan pencegahan penularan untuk mendukung target eliminasi TBC pada 2030.


Pemeriksaan kesehatan gratis di balai RW 08 Sisir Kota Batu. -panca rp,diswaymalang.id-

41 Titik Pemeriksaan TBC di Kota Batu

Program ACF TBC di Kota Batu berlangsung secara bertahap sejak Agustus hingga November 2026. Berdasarkan alokasi yang disampaikan Puskesmas Sisir, terdapat 41 titik pemeriksaan di Kota Batu.

Puskesmas Sisir bertanggung jawab melaksanakan kegiatan di 12 titik wilayah kerjanya. Setiap kegiatan menargetkan sekitar 100 warga sebagai sasaran pemeriksaan, dengan jumlah peserta menyesuaikan kapasitas layanan dan peralatan.

Sumber: