2 tahun Disway Malang

Kebanyakan Makan Mangga Bisa Picu Diare? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kebanyakan Makan Mangga Bisa Picu Diare? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pemicu diare--Wikipedia

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Mangga menjadi salah satu buah tropis favorit karena rasanya manis dan menyegarkan. Buah ini juga mengandung vitamin C, vitamin A, dan serat yang bermanfaat bagi tubuh.

Namun, makan mangga terlalu banyak dapat memicu gangguan pencernaan, termasuk diare, pada sebagian orang. Kondisi ini bisa terjadi ketika tubuh kesulitan menyerap gula alami dalam jumlah besar atau ketika asupan serat meningkat secara mendadak.

Lantas, benarkah mangga bisa menyebabkan diare? Apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Mengapa Makan Mangga Berlebihan Bisa Memicu Diare?

Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan hubungan antara konsumsi mangga dan gangguan pencernaan. Pengaruhnya berbeda-beda pada setiap orang, bergantung pada jumlah yang dikonsumsi dan sensitivitas saluran pencernaan.

BACA JUGA: Bahaya Tersedak pada Balita: 5 Cara Mencegah Choking Hazard di Rumah

1. Kandungan Fruktosa

Mangga mengandung fruktosa, yaitu gula alami yang terdapat dalam buah. Dalam jumlah tertentu, fruktosa dapat diserap tubuh dan digunakan sebagai sumber energi.

Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah besar sekaligus, sebagian fruktosa mungkin tidak terserap sempurna di usus halus. Gula yang tersisa dapat menarik air ke dalam usus dan difermentasi oleh bakteri usus.

Proses tersebut bisa menimbulkan perut kembung, banyak gas, sakit perut, hingga diare. Risiko ini dapat lebih besar pada orang yang sensitif terhadap fruktosa.

2. Asupan Serat Berlebihan

Mangga juga mengandung serat yang membantu menjaga fungsi pencernaan. Serat dapat mendukung keteraturan buang air besar jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai.

Namun, peningkatan asupan serat secara mendadak dapat menyebabkan kembung dan perubahan pola buang air besar pada sebagian orang. Jika mangga dikonsumsi dalam jumlah banyak, efek ini bisa terasa lebih jelas, terutama pada orang yang sebelumnya jarang mengonsumsi makanan tinggi serat.

BACA JUGA: Kerokan Bikin Badan Lega saat Masuk Angin? Ini Penjelasan Medis dan Risikonya

Sumber: diolah dari berbagai sumber

Berita Terkait