Desa Bunut Wetan Malang Terima Bantuan Perlengkapan Posyandu dari Pemprov Jatim

Desa Bunut Wetan Malang Terima Bantuan Perlengkapan Posyandu dari Pemprov Jatim

Menyalurkan bantuan sarana dan prasarana Posyandu dari DPMD Jatim di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.-ist-

PAKIS, DISWAYMALANG.ID--Penguatan layanan Posyandu di tingkat desa terus didorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana kepada Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Senin (26/10/2026).

Bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jatim itu merupakan bagian dari Program Peningkatan Layanan Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026. Desa Bunut Wetan terpilih sebagai penerima berkat capaian kinerja dalam percepatan penurunan dan pencegahan stunting di tingkat provinsi.

Sejumlah perlengkapan diserahkan untuk menunjang operasional Posyandu. Di antaranya dua unit tenda, satu laptop, dua handy talky (HT), satu kursi roda, 10 rompi seragam, 20 tumbler, satu mockup, serta 10 tas kanvas.

Kepala DPMD Jawa Timur Budi Sarwoto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah provinsi terhadap desa yang menunjukkan kinerja baik dalam penanganan stunting. Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan perlengkapan, dukungan itu diharapkan memperkuat kelembagaan Posyandu agar mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal.

BACA JUGA:Wisuda Universitas Kepanjen 2026, 10 Alumni Bersiap Kerja di Arab Saudi, Rusia, dan Jepang

“Ini bagian dari penguatan kelembagaan Posyandu agar bisa memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Budi, fungsi Posyandu kini semakin luas. Tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, Posyandu juga didorong berperan dalam pemenuhan enam bidang SPM, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Perluasan cakupan tersebut menuntut kesiapan organisasi, peningkatan kapasitas kader, serta ketersediaan fasilitas pendukung. Dengan demikian, Posyandu diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pelayanan dasar yang lebih terpadu di desa.

Pada 2026, Pemprov Jatim menyalurkan bantuan serupa kepada delapan desa yang memperoleh predikat berkinerja baik dalam penilaian konvergensi percepatan penurunan dan pencegahan stunting tingkat provinsi pada 2024 dan 2025.

Kepala Desa Bunut Wetan Buchori menyambut positif dukungan tersebut. Ia menilai tambahan perlengkapan akan membantu para kader menjalankan kegiatan pelayanan masyarakat dengan lebih efektif.

BACA JUGA:Rektor Universitas Kepanjen Ingatkan 313 Wisudawan: Sukses Jangan Lupakan Orang Tua

“Atas nama Pemerintah Desa Bunut Wetan, kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi dukungan dari Dinas PMD Provinsi Jawa Timur melalui bantuan sarana dan prasarana Posyandu ini,” katanya.

Buchori berharap seluruh fasilitas yang diterima dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang aktivitas Posyandu sekaligus meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan tugasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah provinsi agar pengembangan layanan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sumber:

Berita Terkait