F1 GP Amerika Serikat 2026: Antonelli Menang ke-9, Gelar Juara Dunia Makin Dekat
GP Amerika Serikat 2026: Kimi Antonelli raih kemenangan kesembilan, asapi Hamilton dan Verstappen. Foto: Antonelli mencium trofi juara di Sirkuit COTA, 26 Oktober 2026. -Ronaldo Schemidt-AFP--
AUSTIN, DISWAYMALANG.ID – Kimi Antonelli semakin dekat dengan gelar juara dunia Formula 1 2026. Pembalap Mercedes itu tampil dominan di Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Minggu 25 Oktober waktu setempat.
Antonelli mengendalikan balapan sejak start hingga finis. Ia menuntaskan 56 lap dalam waktu 1 jam 35 menit 16,650 detik, unggul 13,078 detik atas Charles Leclerc dari Ferrari. Max Verstappen menempati posisi ketiga bersama Red Bull.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan Grand Prix kesembilan Antonelli musim ini. Pembalap Italia itu kini mengumpulkan 365 poin, unggul 123 poin dari rekan setimnya, George Russell, yang berada di urutan kedua klasemen sementara.
Antonelli Belum Bisa Mengunci Gelar
Hasil di Austin memperbesar peluang Antonelli menjadi juara dunia Formula 1 2026. Namun, ia belum bisa memastikan gelar pada akhir pekan GP Amerika Serikat.
Russell hanya finis kedelapan, sedangkan Lewis Hamilton mengamankan posisi keempat bersama Ferrari. Hasil tersebut belum cukup untuk mengakhiri persaingan perebutan gelar.
Antonelli kini memiliki keunggulan besar atas para pesaingnya. Dengan tiga seri tersisa setelah GP Amerika Serikat, peluangnya untuk mengunci gelar semakin terbuka.
Meksiko menjadi kesempatan berikutnya bagi Antonelli untuk memastikan gelar juara dunia. Jika berhasil, ia berpeluang mencatatkan sejarah sebagai juara dunia termuda dalam sejarah Formula 1.

GP Amerika Serikat 2026: Kimi Antonelli raih kemenangan kesembilan, asapi Hamilton dan Verstappen. Foto: Antonelli merayakan kemenangannya di Sirkuit COTA, 26 Oktober 2026.-Ronaldo Schemidt-AFP--
Strategi Satu Kali Pit Stop Jadi Kunci
Antonelli memulai balapan dari pole position. Ia langsung mempertahankan posisi terdepan ketika lampu start padam, sementara Leclerc dan Verstappen terlibat persaingan ketat di belakangnya.
Leclerc sempat naik ke posisi kedua sebelum Verstappen merebutnya kembali. Situasi itu memberi Antonelli kesempatan membangun jarak dari para pesaing.
Balapan sempat dinetralkan dengan Virtual Safety Car (VSC) setelah serpihan mobil harus dibersihkan dari lintasan. Namun, gangguan tersebut tidak banyak mengubah posisi Antonelli di depan.
Strategi Mercedes menjadi salah satu faktor penentu kemenangan. Antonelli menjalani satu kali pit stop dan beralih dari ban medium ke hard. Ia kemudian mampu mempertahankan ritme hingga garis finis.
Strategi tersebut berbeda dari Verstappen yang melakukan dua kali pit stop. Pembalap Red Bull itu sempat kehilangan waktu akibat masalah pada mobilnya, tetapi tetap mampu mengamankan podium.
Leclerc dan Verstappen Naik Podium
Leclerc finis kedua setelah menjalani persaingan ketat dengan Verstappen. Pembalap Ferrari tersebut menunjukkan kecepatan yang kompetitif pada fase akhir balapan.
Sumber: harian disway dan sumber lainnya










