Cuaca Gunung Malang Raya 25 Oktober: Berawan hingga Hujan Ringan, Arjuno-Welirang dan Kawi-Butak Ditutup

Cuaca Gunung Malang Raya 25 Oktober: Berawan hingga Hujan Ringan, Arjuno-Welirang dan Kawi-Butak Ditutup

Personel BPBD Kota Batu saat melakukan pemadaman Karhutla di Kawasan Gunung Butak beberapa hari lalu. Hari ini status pendakian Gunung Kawi-Butak belum dibuka sejak adanya Karhutla. -dok. Diswaymalang.id-Istimewa -

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Cuaca di kawasan gunung-gunung Malang Raya dan Perairan Malang Selatan perlu menjadi perhatian masyarakat pada Minggu, 25 Oktober 2026. Sejumlah gunung diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan, sedangkan gelombang laut selatan Malang berpotensi mencapai 2,7 meter.

Selain memantau perubahan cuaca, wisatawan dan pendaki perlu memperhatikan status aktivitas vulkanik serta penutupan jalur pendakian. Gunung Semeru masih berstatus Level III atau Siaga. Sementara itu, jalur pendakian Arjuno-Welirang dan kawasan Kawi-Butak dilaporkan masih ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berikut prakiraan cuaca, ketinggian gunung, status aktivitas, dan informasi keselamatan yang perlu diperhatikan sebelum berwisata atau beraktivitas di kawasan pegunungan dan pesisir.

1. Semeru: Masih Siaga Level III, Erupsi Terakhir 23 Oktober

Gunung Semeru memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Hingga informasi terakhir yang dirujuk, gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih berstatus Level III (Siaga). Erupsi terakhir yang dicatat terjadi pada 23 Oktober 2026.

Aktivitas vulkanik tersebut membuat masyarakat dan wisatawan harus mematuhi rekomendasi keselamatan dari otoritas terkait. Jalur pendakian Semeru masih ditutup. Kawasan Ranu Kumbolo juga belum dapat dikunjungi sesuai ketentuan penutupan yang berlaku.

Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak. Aktivitas juga dilarang di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak. Warga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.

2. Bromo: Ketinggian 2.329 Mdpl, Wisata dan Pendakian Dibuka

Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 mdpl dan berstatus Level II (Waspada). Kawasan wisata Bromo dan Penanjakan dilaporkan kembali dibuka pada 23 Oktober 2026 setelah pembatasan terkait karhutla dicabut.

Cuaca pada Minggu, 25 Oktober 2026, diprakirakan berawan dengan peluang hujan rintik-rintik pada siang hingga sore hari. Suhu berkisar sekitar 11–26°C, dengan kondisi lebih dingin pada pagi dan malam hari. Angin diprakirakan bertiup dari selatan dengan kecepatan sekitar 10–12 mil per jam berdasarkan data cuaca yang tersedia.

Meski kawasan wisata telah dibuka kembali, pengunjung tetap wajib mematuhi aturan keselamatan. Pengunjung dilarang mendekati kawah dalam radius 1 kilometer dan harus mengikuti arahan pengelola kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

3. Arjuno: Ketinggian 3.339 Mdpl, Pendakian Ditutup

Gunung Arjuno memiliki ketinggian 3.339 mdpl. Cuaca pada Minggu diprakirakan berawan, dengan potensi hujan rintik-rintik pada siang hingga sore hari. Suhu di kawasan pegunungan diperkirakan berada pada kisaran 10–21°C, bergantung pada ketinggian dan lokasi.

Jalur pendakian Arjuno dilaporkan masih ditutup sementara akibat karhutla di sejumlah titik kawasan Arjuno-Welirang. Penutupan dilakukan untuk mendukung penanganan kebakaran sekaligus melindungi keselamatan pendaki.

Sumber: bmkg dan data gunung

Berita Terkait