Kemarau Picu Risiko Kebakaran, Muhammadiyah Kota Malang Gelar Salat Istisqa
Keluarga Besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang bersama organisasi otonom (ortom) Saat Melaksanakan Solat Istiqo--
LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang bersama organisasi otonom (ortom) kepemudaan menggelar salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah ancaman kemarau panjang dan meningkatnya risiko kebakaran, pada Sabtu (24/10).
Ali mengatakan, kondisi kemarau ekstrem meningkatkan potensi kebakaran di sejumlah wilayah, termasuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang dan kawasan Kedungkandang.
Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama selama kondisi cuaca kering.
“Pemerintah bersama instansi terkait terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan di lapangan. Namun, ikhtiar tersebut perlu diimbangi dengan doa kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa berkah bagi masyarakat,” ujar Ali.
BACA JUGA:400 Pendaftar Kontes Merpati Hias Ramaikan Piala Rektor Satwa Brawijaya 2026
Menurutnya, pelaksanaan salat Istisqa tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur dan imbauan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam merespons kekeringan berkepanjangan.
Ali berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus menjadi ikhtiar spiritual agar hujan segera turun di Kota Malang.
Dalam pelaksanaannya, Ustaz Sawaludin bertindak sebagai imam salat Istisqa, sedangkan khotbah disampaikan Ketua PDM Kota Malang, Prof. Dr. Abdul Haris.
Sumber:










