2 tahun Disway Malang

Mirwan Suwarso Bongkar Rahasia Como 1907: Data, Akademi, dan Bisnis Berkelanjutan

Mirwan Suwarso Bongkar Rahasia Como 1907: Data, Akademi, dan Bisnis Berkelanjutan

Presiden Como 1907 asal Indonesia, Mirwan Suwarso, mengungkap strategi di balik perkembangan klub asal Italia tersebut.-Tangkapan Layar Instagram---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Kemenangan Como 1907 atas Manchester United di Liga Champions 2026/2027 menjadi gambaran perkembangan klub Italia yang dikelola dengan perencanaan jangka panjang. Klub milik keluarga Hartono itu menang 4-1 pada pertandingan fase liga di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu, 21 Oktober 2026.

Hasil tersebut memperkuat sorotan terhadap strategi pengembangan Como di bawah kepemimpinan Presiden klub Mirwan Suwarso. Menurut pendekatan yang ia jelaskan, membangun klub kompetitif tidak cukup dengan menggelontorkan dana besar. Manajemen juga perlu memperhitungkan perekrutan pemain, kesehatan keuangan, pembinaan talenta muda, dan kerja sama dengan tim pelatih.

Como mencetak empat gol melalui Nico Paz yang membukukan dua gol, Anastasios Douvikas, dan Jacobo Ramón. Manchester United hanya membalas lewat Joshua Zirkzee pada masa tambahan waktu. Hasil ini menjadi salah satu pencapaian penting Como di fase liga Liga Champions musim ini.

Mirwan Suwarso Bangun Como dengan Strategi Bisnis Jangka Panjang

Perjalanan Como 1907 memperlihatkan perubahan besar sejak klub tersebut diakuisisi keluarga Hartono melalui SENT Entertainment pada 2019. Saat proses akuisisi berlangsung, Como masih berkompetisi di kasta bawah sepak bola Italia.

Klub kemudian berkembang hingga mencapai Serie A dan tampil di Liga Champions. Namun, bagi Mirwan, pencapaian olahraga bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport pada Mei 2026, Mirwan menjelaskan bahwa Como mencapai Liga Champions lebih cepat daripada rencana awal. Situasi tersebut membuat klub perlu mempercepat pengembangan, tetapi tetap mempertahankan prinsip keberlanjutan.

Ia menegaskan bahwa Como tidak boleh menganggap partisipasi di Liga Champions sebagai alasan untuk terus meningkatkan pengeluaran tanpa perhitungan. Klub harus membangun fondasi yang memungkinkan prestasi bertahan dalam jangka panjang.

Bagi Mirwan, keberhasilan di lapangan harus berjalan beriringan dengan perkembangan bisnis. Klub perlu meningkatkan sumber pendapatan, mengendalikan biaya, dan mengurangi ketergantungan pada suntikan dana pemilik.

Analisis Data Menjadi Dasar Perekrutan Pemain

Salah satu strategi penting Como adalah menggunakan analisis data untuk menentukan kebutuhan tim dan menilai calon pemain.

Pendekatan ini membantu manajemen mengidentifikasi karakteristik pemain yang sesuai dengan sistem permainan. Penilaian tidak hanya didasarkan pada reputasi, rekomendasi agen, atau intuisi pencari bakat.

Como juga mempertimbangkan kemampuan teknis, karakteristik fisik, kecocokan taktik, serta efisiensi biaya. Dengan demikian, pemain yang direkrut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tim, bukan sekadar menjadi nama besar di bursa transfer.

Mirwan sebelumnya pernah menjelaskan bahwa Como membangun tim analisis data untuk membantu mengidentifikasi kekurangan skuad dan menentukan profil pemain yang dibutuhkan.

Pendekatan berbasis data itu kemudian dipadukan dengan visi pelatih Cesc Fàbregas. Analisis statistik membantu menyaring pilihan, sedangkan pelatih dan tim teknis menilai apakah pemain tersebut cocok dengan filosofi permainan klub.

Artinya, data bukan pengganti pengalaman pelatih. Data menjadi salah satu alat untuk membuat keputusan yang lebih terukur.

Tidak Semua Pemain Harus Dijual demi Keuntungan

Sumber: disway dan sumber lainnya