2 tahun Disway Malang

Delapan Titik Api Terdeteksi di Lereng Arjuno, 30 Personel Gabungan Dikerahkan

Delapan Titik Api Terdeteksi di Lereng Arjuno, 30 Personel Gabungan Dikerahkan

kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo,--

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Sebanyak 30 personel gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, wilayah Kabupaten Malang, Kamis (22/10/2026). Sebanyak delapan titik panas terpantau. Sementara petugas menghadapi kendala medan curam untuk menjangkau lokasi kebakaran.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang hingga pukul 13.00 WIB, kebakaran terjadi di kawasan Pegunungan Arjuno, meliputi Desa Tawangargo dan Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang Purwoto mengatakan operasi pemadaman darat masih berlangsung. Petugas melakukan pemadaman, memantau titik api, serta menangani bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Operasi darat masih dalam proses penanganan,” ujar Purwoto.

BACA JUGA:Isi Teks Resolusi Jihad NU 1945 Lengkap, Dibacakan saat Upacara Hari Santri 2026

Sebanyak 30 personel diterjunkan dan dibagi menjadi tiga kelompok untuk menangani sejumlah lokasi. Tim pertama beranggotakan tujuh orang menuju Desa Donowarih, tim kedua dengan delapan personel menangani titik api di wilayah Tawangargo, sedangkan 15 personel lainnya melakukan penyisiran dan pemadaman sisa bara (mop-up) di kawasan Candi Telih, Desa Klampok.

Pemadaman dilakukan dengan membuat sekat bakar, menimbun bara api yang ditemukan pada pohon maupun area terdampak, serta memotong pohon tumbang yang berpotensi menjadi jalur perambatan api.

Pada Rabu (21/10/2026), petugas juga membuat sekat bakar selebar tiga meter sepanjang 500 meter di area yang berbatasan dengan kawasan wisata Budugasu. Penjagaan jalur pendakian turut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api dari bara yang tersisa.

BACA JUGA:9 Manfaat Labu Siam untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Jantung

Medan Curam Hambat Pemadaman

Medan yang curam menjadi salah satu kendala operasi. Sejumlah titik kebakaran hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai lokasi.

Untuk mendukung operasi, akses personel dibagi melalui tiga jalur, yakni Pos Pendakian Lawang, jalur Budugasu di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, serta Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso. BPBD Kabupaten Malang juga menyalurkan logistik ke tiga pos tersebut.

Operasi melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Malang, Perhutani, pengelola Tahura R. Soerjo, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan, Brimob, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur pemerintah setempat.

Sumber: