2 tahun Disway Malang

Prakiraan Cuaca Malang Raya, Laut Selatan, dan Pegunungan Sabtu 17 Oktober

Prakiraan Cuaca Malang Raya, Laut Selatan, dan Pegunungan Sabtu 17 Oktober

Ilustrasi cuaca mendung gelap di Kota Batu beberapa hari lalu. Panca rp/diswaymalang.id--

MALANG, DISWAYMALANG.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk kawasan Malang Raya dan sekitarnya pada Sabtu, 17 Oktober. Memasuki periode peralihan musim (pancaroba), dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur bagian tengah dan selatan mulai menunjukkan peningkatan kelembapan udara. Masyarakat di wilayah perkotaan, pesisir pantai, hingga kawasan perbukitan diimbau untuk terus memadukan pergerakan awan konvektif serta mengubah kondisi cuaca lokal yang relatif dinamis sepanjang hari.

Cuaca Malang Raya

​Kondisi cuaca di area perkotaan dan pemukiman Malang Raya secara umum diprediksi dominan cerah berawan hingga berawan sejak pagi hingga siang hari, dengan potensi hujan lokal berukuran ringan hingga sedang pada sore atau menjelang malam.

​Kota Malang: Pagi hari cerah berawan, siang hingga sore hari berpeluang berawan tebal hingga hujan ringan. Suhu udara berkisar antara 19°C-31°C dengan kelembapan 60%-92%.  

BACA JUGA: Cuaca Gunung Malang 16 Oktober: Semeru Erupsi Lagi, Cek Bromo hingga Kawi-Butak, Jatim Waspada Angin Kencang

​Kota Batu: Pagi hari diselimuti udara dingin dan cerah berawan, memasuki hari sakit berpotensi hujan ringan hingga sedang. Suhu udara dingin berada pada rentang 15°C-25°C dengan kelembapan 65%-95%.

​Kabupaten Malang: Wilayah dataran rendah dan pemukiman diprakirakan cerah berawan di pagi hari, dengan potensi hujan berukuran lokal di beberapa kecamatan pada sore hari. Suhu udara berkisar 20°C-30°C dengan kelembapan 60%-90%.

​Cuaca Perairan Malang Selatan (BMKG Maritim Tanjung Perak)

​Menurut laporan teknis stasiun BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, kondisi cuaca dan gelombang di Laut Selatan Malang berada dalam kategori sedang. Nelayan serta wisatawan pesisir pantai diimbau untuk tetap waspada terhadap hempasan ombak dan angin kencang berskala singkat (gusty).

BACA JUGA: 5 Cara Mengatasi Kulit Kering saat Cuaca Panas, Jaga Kelembapan dan Skin Barrier

​Kondisi Cuaca: Cerah berawan hingga berawan tebal.  

​Arah & Kecepatan Angin: Bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 9-12 knot (16-22 km/jam), serta potensi embusan angin mendadak (gust) mencapai 26 knot.  

​Tinggi Gelombang: Berkisar antara 1.3-1.8 meter (kategori Gelombang Sedang).  

​Suhu permukaan Laut: Berkisar antara 25°C-27°C dengan kelembapan udara 81%-88%.

BACA JUGA: Cuaca Gunung Malang Hari ini: Semeru Siaga, Bromo Cerah, Suhu Arjuno Turun hingga 10°C

​Cuaca Wilayah Pegunungan Malang Raya

Bagi masyarakat, wisatawan, mau pun pendaki yang beraktivitas di sekitar dataran tinggi dan jalur pendakian pegunungan Malang Raya, BMKG mencatat kondisi cuaca dan suhu rata-rata sebagai berikut:

​Gunung Arjuno - Welirang: Suhu udara berkisar antara 10°C-22°C. Pagi hari cenderung cerah hingga berawan, sementara siang menuju sore hari berpotensi diselimuti kabut tebal serta hujan ringan.

​Gunung Panderman: Suhu udara berada pada rentang 14°C-24°C. Berawan pada siang hari dengan potensi hujan lokal berskala sedang pada sore hari.

​Kawasan Bromo: Suhu udara cukup dingin berkisar antara 11°C-24°C. Dominan cerah berawan pada pagi hari dan berawan tebal menjelang sore.

​Kawasan Semeru: Suhu udara berkisar antara 12°C-23°C dengan status aktivitas gunung api tetap pada tingkat Waspada/Siaga. Diprakirakan cerah berawan di pagi hari dan berpotensi kabut tebal serta hujan ringan di sore hari.

​Peringatan Dini Potensi Cuaca Ekstrem Jawa Timur Hari Ini

​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur. Memasuki masa transisi Pancaroba, wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami cuaca signifikan yang dipicu oleh terbentuknya awan Cumulonimbus (Cb) secara tiba-tiba.  

Catatan Peringatan BMKG:

Waspadai potensi hujan lebat berskala lokal yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dalam sekejap. Peningkatan kecepatan angin regional juga mengintai beberapa wilayah daratan Jawa Timur. Masyarakat di daerah lereng perbukitan dan bantaran sungai imbau mewaspadai ancaman lautan, luapan sungai, pohon tumbang, serta tanah longsor.

Sumber: bmkg.go.id