Persija Terusir dari Kandang Jelang Hadapi Arema FC, STY Kecewa
Persija Resmi Jalin Kerja Sama dengan Hongsam Ball, Logo Terpampang di Jersey---Dok. Istimewa--
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Persija Jakarta harus melakoni laga kandang melawan Arema FC di luar Jakarta. Macan Kemayoran dijadwalkan menjamu Singo Edan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB.
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, bermain di stadion sendiri merupakan keuntungan penting bagi tim tuan rumah, terlebih saat menghadapi lawan sekelas Arema FC.
Perubahan venue ini menjadi sorotan setelah insiden penyerangan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Batang, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 2026. Namun, jadwal resmi I.League yang tersedia mencantumkan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai lokasi pertandingan Persija kontra Arema FC.
STY Sayangkan Persija Tak Bermain di Kandang
Shin Tae-yong mengaku belum menerima informasi terperinci mengenai perkembangan penentuan venue pertandingan. Ia hanya mengetahui laga melawan Arema FC akan digelar di Bekasi.
“Saya belum mendapatkan informasi khusus mengenai perkembangan hal itu (venue),” ujar pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Meski begitu, STY menilai situasi tersebut patut disayangkan. Sebagai tim profesional yang berstatus tuan rumah, Persija semestinya memiliki kesempatan bermain di stadion sendiri.
“Sebagai tim profesional, tentu sangat disayangkan jika kami tidak bisa memainkan pertandingan kandang di stadion sendiri,” katanya.
Menurut STY, dukungan suporter di kandang sendiri dapat menjadi keuntungan bagi Persija. Namun, tim tetap harus menjaga konsentrasi dan mempersiapkan diri menghadapi Arema FC, terlepas dari lokasi pertandingan.
Insiden Bus Persib U-18 Jadi Sorotan
Insiden yang melibatkan rombongan Persib U-18 terjadi di rest area KM 360 Batang pada Minggu malam, 11 Oktober 2026. Peristiwa itu menyebabkan bus mengalami kerusakan dan sejumlah anggota rombongan dilaporkan menjadi korban.
Manajemen Persija dan kelompok suporter The Jakmania telah mengecam tindakan kekerasan tersebut. Persija menegaskan bahwa rivalitas sepak bola tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan penyerangan maupun penjarahan.
Di tengah situasi tersebut, Persija tetap harus menjalani jadwal kompetisi yang padat. Setelah menghadapi Persita pada 17 Oktober, Macan Kemayoran dijadwalkan melawan Arema FC pada 21 Oktober, lalu Persik Kediri pada 26 Oktober 2026.
Laga melawan Arema FC menjadi ujian tersendiri bagi Persija. Macan Kemayoran dituntut menjaga performa dan memburu hasil maksimal meski tidak bermain di stadion yang biasa mereka gunakan sebagai kandang.
Sumber: disway dan sumber lainnya









