2 tahun Disway Malang

Perpustakaan Kota Malang Direncanakan Buka hingga Pukul 21.00, Minggu Juga Dikaji

Perpustakaan Kota Malang Direncanakan Buka hingga Pukul 21.00, Minggu Juga Dikaji

Wali Kota Malang Mengunjungi Perpustakaan Malang--

KLOJEN, DISWAYMALANG.ID – Mahasiswa dan pekerja di Kota Malang berpeluang mengakses perpustakaan hingga malam hari. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana memperpanjang jam operasional Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah hingga pukul 21.00 WIB pada hari kerja, sekaligus mengkaji pembukaan layanan pada Minggu.

Rencana ini muncul karena jam operasional perpustakaan saat ini dinilai belum sepenuhnya mengakomodasi masyarakat yang menjalani aktivitas kuliah dan pekerjaan pada pagi hingga sore hari.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, perpanjangan layanan diharapkan memberi kesempatan kepada warga untuk membaca dan belajar setelah menyelesaikan aktivitas harian.

BACA JUGA:APBD Kota Batu 2027 Rancang Belanja Rp1,07 T, Nurochman Minta Anggaran Tepat Sasaran 

“Rata-rata mereka datang kalau pagi sampai siang, sore, mereka kuliah atau kerja. Jadi kita track mereka buka. Sampai nanti perpustakaan juga sampai dengan jam 9 malam,” ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Selain memperpanjang layanan pada hari kerja, Wahyu mengusulkan perpustakaan dibuka pada Minggu hingga pukul 13.00 WIB. Usulan ini berkaitan dengan aktivitas masyarakat di kawasan Jalan Ijen saat Car Free Day (CFD).

Menurutnya, perpustakaan bisa menjadi pilihan kegiatan akhir pekan, bukan hanya tempat yang dikunjungi pada hari kerja.

“Hari Minggu kan tutup. Nah, ini, saya berharap ada keinginan juga dari warga, bahwa selain mereka nanti menikmati car free day di luar, mereka juga bisa menikmati car free day sambil membaca,” katanya.

Namun, rencana tersebut belum bisa langsung diterapkan. Persoalan yang masih harus diselesaikan adalah kesiapan personel dan pengaturan jadwal kerja pegawai agar layanan tambahan dapat berjalan.

BACA JUGA:AKBP Panji Gedhe Prabawa Resmi Jabat Kapolres Batu, Ini Fokus Programnya 

Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang Yayuk Hermiati mengatakan pembahasan penataan personel akan dilakukan bersama Sekretaris Daerah Kota Malang.

“Dalam waktu dekat minggu ini, kita rapat pembahasan penambahan jumlah personel atau penataan istilahnya. Penataan jumlah personel itu kan kita bisa nambah jam layanan. Karena itu yang paling dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.

Di sisi lain, Pemkot Malang juga merencanakan pengembangan kafe literasi untuk membuat aktivitas membaca dan belajar lebih nyaman. Namun, pembangunan fasilitas fisik dan penambahan koleksi buku kemungkinan baru diusulkan dalam anggaran 2027.

Sumber:

Berita Terkait