Reshuffle 15 Oktober: Tandyo Jadi KSAD, Kristomei Pimpin BNPB
Pelantikan pejabat pada reshuffle kabinet, Kamis (15/10/2026). -YouTube Sekretariat Kabinet.--
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Presiden Prabowo Subianto merombak sejumlah posisi strategis di pemerintahan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pergantian mencakup pimpinan TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah jabatan wakil menteri.
Salah satu perubahan penting terjadi di tubuh TNI Angkatan Darat. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang sebelumnya menjabat Wakil Panglima TNI kini dipercaya menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Sementara itu, posisi Wakil Panglima TNI diisi Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Di lingkungan BNPB, Mayjen TNI Kristomei Sianturi dilantik menggantikan Letjen TNI Suharyanto. Pelantikan ini berlangsung dua hari setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa yang menggunakan Dana Siap Pakai kebencanaan di BNPB. KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Sembilan Pejabat yang Dilantik
Pelantikan di Istana Negara, Jakarta, tersebut mencakup sembilan pejabat pada kementerian, lembaga, dan TNI. Berikut daftar nama beserta jabatan barunya.
- Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.
- Letjen TNI Richard Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.
- Dr Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian.
- M Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
- Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menggantikan Letjen TNI Suharyanto.
- Prof Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
- Mayjen TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN.
- Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
- Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT).
Tandyo dan Maruli Bertukar Posisi
Pelantikan Tandyo dan Maruli menandai perubahan pada dua jabatan puncak di lingkungan TNI. Tandyo meninggalkan posisi Wakil Panglima TNI untuk memimpin TNI Angkatan Darat, sedangkan Maruli beralih dari KSAD menjadi Wakil Panglima TNI.
Pengangkatan keduanya ditetapkan melalui keputusan presiden yang ditandatangani pada Rabu, 14 Oktober 2026. Pada prosesi pelantikan di Istana Negara, Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan dan menyematkan tanda jabatan kepada keduanya.
Pergantian Kepala BNPB setelah OTT KPK
Pergantian pimpinan BNPB menjadi perhatian karena berlangsung setelah OTT KPK pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi itu, penyidik mengamankan 14 orang dari unsur pejabat dan swasta sebelum menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa yang menggunakan Dana Siap Pakai kebencanaan. KPK mendalami dugaan pengondisian proyek dan penggunaan anggaran untuk kepentingan pribadi.
Kristomei Sianturi kini memimpin BNPB menggantikan Suharyanto. Namun, pelantikan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya hubungan sebab-akibat antara perkara yang ditangani KPK dan keputusan pergantian jabatan.
Perubahan di Kementerian dan Lembaga
Selain pergantian di tubuh TNI dan BNPB, Prabowo menunjuk pejabat baru untuk sejumlah posisi wakil menteri. Yusuf Jauhari dan Richard Tampubolon mendapat tugas di Kementerian Pertahanan dengan bidang kerja berbeda.
Sumber: disway dan sumber-sumber lainnya


