2 tahun Disway Malang

Bukan Cuma Kecepatan, Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Angin di Moto3 Australia

Bukan Cuma Kecepatan, Veda Ega Pratama Hadapi Tantangan Angin di Moto3 Australia

Veda Ega Pratama bersiap menghadapi karakter Phillip Island dan tantangan kondisi lintasan pada Moto3 Australia 2026.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Veda Ega Pratama menghadapi tantangan berbeda saat bersiap menjalani Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island. Selain harus mengenali lintasan baru, pembalap Honda Team Asia itu juga perlu mengantisipasi kondisi angin yang dapat memengaruhi kestabilan motor di sirkuit pesisir Australia tersebut.

Seri Australia dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026. Bagi Veda, akhir pekan balapan ini menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan beradaptasi setelah mencatat hasil positif di Mandalika.

Phillip Island dikenal memiliki karakter lintasan cepat dan mengalir. Pada karakter sirkuit seperti ini, perubahan kondisi angin dapat memengaruhi keseimbangan motor, terutama ketika pembalap melaju dengan kecepatan tinggi atau melewati bagian lintasan yang terbuka.

Karena itu, persiapan Veda bersama Honda Team Asia tidak hanya berkaitan dengan pencarian kecepatan, tetapi juga kemampuan membaca kondisi lintasan dari satu sesi ke sesi berikutnya.

Kondisi Lintasan Bisa Memengaruhi Strategi

Phillip Island terletak di kawasan pesisir sehingga kondisi angin menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan pembalap. Arah dan kekuatan angin dapat berubah, sehingga tim perlu mengevaluasi kondisi aktual selama akhir pekan balapan.

Dalam situasi tersebut, pembalap harus mampu menyesuaikan gaya berkendara tanpa kehilangan konsistensi. Pemilihan jalur balap dan kontrol motor menjadi penting ketika menghadapi tikungan cepat.

Sesi latihan bebas akan membantu Veda mengenali karakter lintasan sekaligus memahami bagaimana motor Honda NSF250RW merespons kondisi yang dihadapi. Informasi tersebut kemudian dapat digunakan tim untuk mengevaluasi setelan motor.

Meski begitu, kondisi cuaca dan angin pada akhir pekan balapan belum bisa dipastikan hanya dari karakter umum sirkuit. Penyesuaian tetap bergantung pada situasi aktual saat latihan dan balapan berlangsung.

Modal Positif dari GP Indonesia

Veda datang ke Australia dengan bekal hasil keenam di Moto3 Mandalika pada 11 Oktober 2026. Pembalap asal Gunungkidul itu memperoleh tambahan 10 poin sehingga total koleksinya menjadi 115 poin.

Catatan tersebut melewati perolehan 109 poin Ai Ogura saat menjalani musim debut bersama Honda Team Asia pada 2019. Pencapaian itu menjadi tonggak penting bagi Veda dalam musim pertamanya di kejuaraan dunia Moto3.

Hasil di Mandalika juga menunjukkan bahwa Veda mampu bersaing untuk mendapatkan poin. Namun, tantangan di Phillip Island berbeda sehingga ia tetap harus memulai proses adaptasi dengan cermat.

Pengalaman menghadapi tekanan di hadapan pendukung sendiri bisa menjadi bekal mental. Selanjutnya, Veda perlu menerjemahkan pengalaman tersebut menjadi performa yang konsisten di sirkuit Australia.

Fokus pada Kualifikasi dan Balapan

Selain memahami kondisi lintasan, Veda harus memaksimalkan sesi kualifikasi untuk mendapatkan posisi start yang menguntungkan. Persaingan Moto3 kerap berlangsung dalam kelompok besar dengan jarak waktu yang rapat.

Posisi start dapat membantu pembalap menentukan pendekatan pada awal balapan. Meski demikian, hasil akhir tetap dipengaruhi kemampuan menjaga ritme, memilih kesempatan menyalip, dan menghindari kesalahan.

Sumber: yt syzxz sport