Selamatan Sisir ke-192 Kota Batu, Ini Jadwal Tradisi hingga Parade Budaya
Lurah Kelurahan Sisir (kanan) Budi Meriyanto, H, saat membuka dan memberi sambutan pada Gugur Gunung kelurahan -panca rp-
BATU, DISWAYMALANG.ID — Pemerintah Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, tengah bersiap menyelenggarakan perhelatan budaya tahunan Selamatan Warga Sisir ke-192. Pada penyelenggaraan tahun 2026 ini, panitia mengusung tema “Nyawiji Angrěksa Budaya, Anggayuh Raharja”. Maknanya, menyatukan hati dan langkah untuk menjaga budaya demi meraih keselamatan, kemakmuran, serta kesejahteraan bersama.
Rangkaian kegiatan tradisi yang sarat akan nilai sejarah, spiritualitas, dan gotong royong ini dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 15 Oktober hingga 7 November 2026.
Menjaga Tradisi dan Mempererat Silaturahmi
Lurah Sisir Budi Meryanto Handarto SP saat pelaksanaan Gugur Gunung, menyampaikan bahwa Selamatan Sisir bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus momentum penting untuk merawat ingatan kolektif sejarah desa.
"Melalui semangat nyawiji (bersatu), kami ingin merangkul seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, pemuda Karang Taruna, lembaga kelurahan, hingga komunitas seni—untuk bersama-sama nguri-uri (melestarikan) budaya warisan leluhur," ujar Budi.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal akar sejarah dan kearifan lokal tempat tinggal mereka.
Rangkaian Kegiatan Tradisi dan Budaya
Rangkaian acara diawali dengan aksi sosial dan gotong royong warga melalui kegiatan Gugur Gunung berupa pembersihan Makam Sisir dan Makam Kaliputih pada 15 Oktober 2026, disusul dengan pemasangan umbul-umbul di seluruh wilayah kelurahan.
Sejumlah ritual adat dan spiritual juga dipersiapkan secara khidmat, antara lain:
- Khotmil Qur'an serentak di Graha Wangsa dan seluruh masjid/mushala se-Kelurahan Sisir (26 Oktober).
- Sonjo Tirto, ritual ziarah dan pengambilan air suci di 7 sumber mata air yang ada di wilayah Sisir (28 Oktober).
- Sesami Dungo & Napak Tilas Punden, yakni doa bersama dan penyusuran jejak leluhur menuju punden-punden bersejarah (1 November).
- Kirab Tumpeng & Ijab Qobul, tradisi arak-arakan tumpeng dari GOR Gajah Mada menuju Kantor Kelurahan Sisir (2 November).
Puncak Acara: Parade Budaya dan Pesta Rakyat
Puncak kemeriahan Selamatan Warga Sisir ke-192 akan ditutup dengan Parade Budaya dan Pentas Seni pada Sabtu, 7 November 2026. Pesta rakyat ini akan memberangkatkan ragam kearifan lokal dan seni pertunjukan dari titik start GOR Gajah Mada hingga sepanjang Jalan Hasan Halim.
Ketua Panitia, Anton Pitono Amin Seputra, mengajak seluruh warga Kota Batu dan wisatawan untuk turut menyaksikan serta memeriahkan pesta budaya ini.
"Selamatan Sisir adalah ruang kebersamaan. Kami berharap seluruh warga dapat hadir menikmati kemeriahan parade budaya ini sekaligus mempererat tali paseduluran (persaudaraan)," pungkasnya.
Sumber:


