2 tahun Disway Malang

5 Tips Merawat Rem Mobil agar Pakem, Cegah Rem Blong dan Kecelakaan

5 Tips Merawat Rem Mobil agar Pakem, Cegah Rem Blong dan Kecelakaan

Seorang mekanik sedang memeriksa kondisi rem sebuah mobil -Sholeh/Diswaymalang -

BATU, DISWAYMALANG.ID-Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh skill mengemudi, tapi juga kondisi komponen vital pada mobil. Salah satu yang paling krusial adalah sistem rem. Rem yang prima adalah kunci utama untuk menghindari risiko kecelakaan. Kabar baiknya, merawat sistem pengereman tidak sesulit yang dibayangkan.

Bagi Anda pemilik mobil Honda atau mobil pada umumnya, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan agar performa rem tetap optimal. Berikut rangkuman tips perawatan rem yang bisa Anda lakukan:

1. Rutin Cek Ketebalan Kampas Rem dan Kualitas Minyak Rem

BACA JUGA:Trailer Perdana Narnia: The Magician’s Nephew Dirilis, Meryl Streep Isi Suara Aslan

Ini adalah pemeriksaan paling dasar namun sering terlewat. Kampas rem yang sudah tipis akan membuat jarak pengereman menjadi lebih panjang dan tidak pakem.

Pada setiap servis berkala 6 bulan atau 10.000 km di bengkel resmi, teknisi biasanya akan memeriksa ketebalan kampas rem sekaligus mengecek kondisi minyak rem apakah masih layak atau sudah keruh. Jangan ragu untuk aktif bertanya kepada Service Advisor mengenai hasil pemeriksaan rem Anda setiap kali selesai servis.

2. Jangan Lupa Bersihkan dan Beri Pelumas Pada Area Kampas dan Kaliper

Debu, kotoran, dan sisa gesekan kampas yang menumpuk di area kaliper bisa membuat kinerja rem menjadi tidak maksimal, cepat panas, dan sering menimbulkan bunyi decitan saat mengerem.

BACA JUGA:10 Tips Merawat Ban Mobil agar Awet, Aman dan Tidak Boros BBM

Solusinya, saat servis berkala, mintalah teknisi untuk membersihkan kampas dan kaliper menggunakan cairan khusus pembersih rem atau Brake & Parts Cleaner. Setelah bersih, bagian kaliper dan sisi kampas perlu diberikan pelumas khusus atau Brake Grease.

Pelumasan ini berfungsi agar pergerakan kaliper tetap lancar, mencegah rem macet, mengurangi panas berlebih, dan menghilangkan bunyi mengganggu.

3. Ganti Minyak Rem Tepat Waktu, Jangan Tunggu Hitam

Sistem rem cakram bekerja dengan mengandalkan tekanan hidrolis dari minyak rem. Jika kualitas minyak rem sudah menurun karena menyerap uap air atau sudah kotor, maka tekanan hidrolis tidak akan maksimal dan rem bisa terasa blong atau kurang menggigit.

BACA JUGA:Jalur Tanjakan dan Turunan Kota Batu, Ini 7 Tips Aman Cegah Rem Blong saat Liburan

Idealnya, minyak rem diganti secara berkala setiap 3 tahun atau setiap 60.000 km, mana yang tercapai lebih dulu. Selain itu, perhatikan juga volume minyak rem di reservoir.

Jika levelnya berkurang secara drastis dalam waktu singkat, waspadai adanya kebocoran pada selang atau master rem dan segera periksakan ke bengkel.

4. Atasi Rem Bergetar dengan Bubut Piringan Cakram

Pernah merasakan pedal rem atau setir bergetar saat melakukan pengereman di kecepatan tinggi? Itu pertanda permukaan piringan cakram atau disc brake sudah tidak rata atau bergelombang akibat pemakaian dan panas.

Sumber: diolah dari berbagai sumber

Berita Terkait