Hari Pertama Denmark Open 2026 Jadi Mimpi Buruk Ganda Putra Indonesia
Ganda putra Indonesia menghadapi hasil pahit di Denmark Open 2026. Leo/Daniel mundur, Sabar/Reza dan Raymond/Nikolaus tersingkir.-Ig badminton.ina-Ig badminton.ina
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Perjuangan ganda putra Indonesia di Denmark Open 2026 mendapat hasil mengecewakan pada hari pertama babak 32 besar. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur sebelum bertanding akibat cedera siku Daniel, sedangkan Sabar Karyaman Gautama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani serta Raymond Indra/Nikolaus Jaoquin harus mengakui keunggulan lawan masing-masing. Hasil tersebut membuat sejumlah pasangan Merah Putih gagal melanjutkan perjalanan di turnamen BWF World Tour Super 750 yang berlangsung di Odense, Denmark.
Leo/Daniel Mundur Sebelum Menghadapi Wakil China
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tidak sempat menjalani pertandingan babak 32 besar. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan China, Chen Bo Yang/Liu Yi, tetapi memutuskan mundur setelah Daniel mengalami masalah pada bagian siku.
Cedera tersebut dilaporkan muncul setelah Daniel menjalani latihan di main hall pada Senin malam. Meski sudah mendapat penanganan fisioterapis, rasa sakitnya masih terasa ketika kondisinya kembali diperiksa pada pagi hari menjelang pertandingan.
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa keputusan mundur diambil dengan mempertimbangkan kondisi pemain. Tim tidak ingin memaksakan Daniel tampil ketika rasa sakitnya masih mengganggu.
Keputusan tersebut membuat Leo/Daniel kehilangan kesempatan menguji kemampuan melawan pasangan China. Fokus tim pun beralih pada pemulihan Daniel agar kondisinya dapat kembali membaik sebelum mengikuti kompetisi berikutnya.
Sabar/Reza Kalah Setelah Tiga Gim
Hasil kurang menggembirakan juga dialami Sabar Karyaman Gautama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Pasangan Indonesia itu menghadapi wakil Jepang, Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita, dalam pertandingan yang berlangsung tiga gim.
Sabar/Reza kalah 18-21 pada gim pertama. Namun, mereka mampu memperbaiki permainan dan merebut gim kedua dengan skor 21-19 sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke gim penentuan.
Sayangnya, momentum tersebut tidak berhasil dipertahankan. Pada gim ketiga, Sabar/Reza kesulitan mengimbangi permainan pasangan Jepang dan akhirnya menyerah 10-21.
Kekalahan ini memperlihatkan bahwa Sabar/Reza sempat memberikan perlawanan sebelum kehilangan kendali pada gim terakhir. Setelah memaksakan pertandingan berlanjut melalui kemenangan tipis di gim kedua, mereka gagal menjaga konsistensi hingga akhir.
Raymond/Nikolaus Juga Gagal Melaju
Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Jaoquin turut mengakhiri perjalanan di babak 32 besar. Mereka menghadapi wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, dan kalah dalam dua gim dengan skor 19-21, 17-21.
Raymond menilai lawan tampil lebih matang dan berpengalaman. Selain itu, kondisi lapangan serta karakter shuttlecock menjadi faktor yang perlu mereka adaptasi selama pertandingan.
Pada gim pertama, Raymond/Nikolaus mampu menjaga persaingan hingga skor 19-21. Namun, mereka belum berhasil membalikkan keadaan pada gim kedua dan kembali kalah dengan selisih empat poin.
Hasil tersebut membuat pasangan Indonesia itu gagal melanjutkan perjuangan di turnamen ini. Pengalaman menghadapi pasangan yang lebih berpengalaman diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan dan konsistensi permainan.
Evaluasi Menjadi Pekerjaan Rumah Ganda Putra
Hasil hari pertama Denmark Open 2026 menghadirkan dua persoalan berbeda bagi ganda putra Indonesia. Leo/Daniel harus mundur karena masalah fisik, sedangkan Sabar/Reza dan Raymond/Nikolaus tersingkir setelah menyelesaikan pertandingan.
Sumber: yt her minton


