Leo/Daniel Mundur dari Denmark Open 2026, Cedera Siku Daniel Gagalkan Duel Lawan China
Leo/Daniel mundur dari Denmark Open 2026 akibat cedera siku Daniel. Duel melawan pasangan China batal digelar.-Ig badminton.ina-Ig badminton.ina
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur dari Denmark Open 2026 sebelum menjalani pertandingan babak 32 besar, Selasa (13/10). Keputusan tersebut diambil setelah Daniel mengalami cedera siku yang masih menimbulkan rasa sakit meski telah mendapat penanganan fisioterapis. Mundurnya pasangan ganda putra Indonesia itu membuat mereka kehilangan kesempatan menghadapi wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, pada turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Cedera Siku Daniel Jadi Alasan Mundur
Keikutsertaan Leo/Daniel di Denmark Open 2026 berakhir sebelum pertandingan dimulai. Daniel mengalami masalah pada bagian siku setelah menjalani latihan di main hall pada Senin malam.
Tim medis kemudian melakukan penanganan untuk membantu pemulihan kondisinya. Namun, rasa sakit yang dialami Daniel masih cukup tinggi ketika kondisinya kembali diperiksa pada pagi hari menjelang pertandingan.
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa keputusan mundur diambil setelah mempertimbangkan kondisi pemain. Tim tidak ingin memaksakan Daniel bertanding ketika rasa sakitnya belum mereda.
Langkah tersebut menjadi pilihan untuk mengutamakan kesehatan atlet. Cedera yang dipaksakan dalam pertandingan kompetitif berisiko mengganggu performa dan memperpanjang proses pemulihan.
Duel Melawan Pasangan China Batal Terlaksana
Sebelum memutuskan mundur, Leo/Daniel dijadwalkan menghadapi Chen Bo Yang/Liu Yi dari China pada babak 32 besar. Pertandingan tersebut seharusnya menjadi kesempatan bagi pasangan Indonesia untuk mengawali perjuangan mereka di turnamen yang berlangsung di Odense, Denmark.
Namun, kondisi Daniel membuat rencana tersebut tidak dapat dilanjutkan. Dengan mundurnya Leo/Daniel, pertandingan yang dijadwalkan tidak berlangsung sebagaimana mestinya.
Situasi ini tentu merugikan persiapan pasangan Indonesia. Mereka kehilangan kesempatan mengukur performa melawan lawan internasional sekaligus mengumpulkan hasil positif dalam turnamen berlevel Super 750.
Meski demikian, keputusan tidak bertanding menunjukkan bahwa kondisi fisik tetap menjadi pertimbangan utama. Dalam bulu tangkis profesional, kesiapan pemain bukan hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan strategi, melainkan juga kondisi tubuh saat pertandingan berlangsung.
Pemulihan Menjadi Prioritas Leo/Daniel
Setelah mundur dari Denmark Open 2026, perhatian tim beralih pada proses pemulihan Daniel. Penanganan fisioterapi telah dilakukan, tetapi rasa sakit yang masih terasa menjadi pertimbangan untuk tidak mengambil risiko lebih jauh.
Antonius Budi Ariantho berharap cedera Daniel tidak tergolong serius. Harapan tersebut penting mengingat padatnya kalender pertandingan internasional yang menuntut pemain menjaga kebugaran secara konsisten.
Namun, peluang Leo/Daniel tampil pada turnamen berikutnya tetap bergantung pada perkembangan kondisi Daniel. Belum tepat menyimpulkan bahwa keduanya pasti dapat kembali bertanding sebelum ada kepastian dari tim.
Bagi Leo/Daniel, menjaga kondisi fisik menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi rangkaian turnamen berikutnya. Pemulihan yang optimal diharapkan membantu mereka kembali berlatih dan bertanding tanpa terganggu masalah yang sama.
Indonesia Kehilangan Wakil Sebelum Bertanding
Mundurnya Leo/Daniel menambah tantangan bagi Indonesia dalam persaingan Denmark Open 2026. Berbeda dengan kekalahan setelah pertandingan berlangsung, keputusan mundur akibat cedera membuat pasangan tersebut tidak memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan di lapangan.
Sumber: yt her minton


