OJK Malang Gandeng HIPMI Perkuat Literasi Keuangan Pengusaha Muda dan UMKM
Ketua OJK Malang Saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) V dan Forum Bisnis BPC HIPMI Kota Malang, --
BLIMBING, DISWAYMALANG.ID – Kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi pengusaha muda untuk menjaga keberlangsungan usaha. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang pun mendorong penguatan literasi keuangan melalui kolaborasi dengan Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang.
Kepala OJK Malang Farid Faletehan mengatakan, pembentukan wirausahawan baru perlu diimbangi pemahaman tentang perencanaan dan pengelolaan keuangan. Kemampuan tersebut dibutuhkan pelaku usaha untuk mengatur modal, menjaga arus kas, dan merencanakan perkembangan bisnis.
BACA JUGA:Cuaca Kota Malang 13 Oktober 2026: Dominan Berawan, Kedungkandang Udara Kabur
Menurut Farid, HIPMI berpotensi menjadi mitra strategis dalam memperluas edukasi keuangan. Karena memiliki kedekatan dengan mahasiswa, calon wirausahawan, dan pelaku usaha muda.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan adanya dorongan kepada mahasiswa untuk menjadi pengusaha, secara langsung maupun tidak langsung, mereka akan belajar bagaimana merencanakan dan mengelola keuangan,” ujar Farid, Selasa (13/10/2026).
OJK Malang juga menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan HIPMI untuk mendukung pengembangan UMKM di Kota Malang. Kerja sama tersebut dapat mencakup kegiatan literasi dan inklusi keuangan serta pembahasan isu-isu strategis yang berkaitan dengan perekonomian daerah.
BACA JUGA:Hari Kegagalan Internasional 13 Oktober: Sejarah, Tujuan, dan Kisah Inspiratif dari Malang
“Kami tentunya akan terus berkolaborasi dengan HIPMI, khususnya untuk mengembangkan UMKM yang ada di Kota Malang,” kata Farid.
Ia menambahkan, OJK akan mengajak HIPMI kembali bekerja sama dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan serta membahas berbagai isu strategis di Kota Malang.
“Kami akan mengajak HIPMI kembali berkolaborasi, khususnya terkait literasi, inklusi, dan berbagai isu strategis yang sekarang ada di Malang,” tambahnya.
Penguatan literasi keuangan di kalangan pengusaha muda diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengambil keputusan finansial secara lebih terencana. Namun, efektivitas kolaborasi tersebut akan bergantung pada pelaksanaan program edukasi yang menjangkau kebutuhan nyata mahasiswa dan UMKM.
Sumber:


