2 tahun Disway Malang

Teknik Industri UB Siapkan Program Double Degree dengan NTUST Taiwan

Teknik Industri UB Siapkan Program Double Degree dengan NTUST Taiwan

Perkuat Internasionalisasi, Departemen Teknik Industri Jajaki Program Double Degree dengan National Taiwan University of Science and Technology--Universitas Brawijaya Malang

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID - Departemen Teknik Industri Universitas Brawijaya (UB) terus mematangkan langkah untuk memperluas jejaring akademik internasional. Wujudnya, dengan bersiap menyelenggarakan program Double Degree Sarjana bekerja sama dengan Department of Industrial Management, National Taiwan University of Science and Technology (NTUST).

Melalui program ini, mahasiswa Teknik Industri UB ditargetkan dapat menempuh pendidikan di kedua kampus. Serta, akan memperoleh dua gelar sarjana sekaligus setelah memenuhi persyaratan akademik yang berlaku. Langkah strategis ini mencakup penyelarasan kurikulum, pemetaan mata kuliah, transfer kredit, hingga skema mobilitas mahasiswa untuk menghasilkan lulusan berdaya saing global.

Inisiatif pengembangan Double Degree ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan akademik delegasi Departemen Teknik Industri UB ke NTUST pada akhir Juli 2026 lalu. Dalam kunjungan tersebut, tim delegasi UB yang terdiri atas Rio Prasetyo Lukodono PhD, Angga Akbar Fanani MT., dan Astuteryanti Tri Lustyana MT. melakukan penjajakan intensif bersama pimpinan dan staf pengajar NTUST.

BACA JUGA:Departemen Teknik Industri FT-UB Perkuat Budaya Keselamatan dan Ergonomi Kerja Komunitas Indonesia di Taiwan

Penyelarasan Kurikulum

Perwakilan Program Studi Sarjana Teknik Industri UB, Rio Prasetyo Lukodono PhD menjelaskan bahwa penyelarasan kurikulum menjadi fondasi utama yang kini sedang dimatangkan oleh timnya.

 

Yang jadi fokus, jelas Rio, adalah memastikan bahwa setiap mata kuliah yang akan dikonversi memiliki kesesuaian dalam hal capaian pembelajaran, kedalaman materi, beban studi, serta standar evaluasi. "Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat akademik yang nyata bagi mahasiswa dari kedua universitas," ujarnya.

Proses penyesuaian yang sedang berjalan mencakup kesetaraan capaian pembelajaran, kesesuaian materi perkuliahan, penetapan skema transfer kredit. Hngga, persyaratan kemampuan bahasa Inggris dan sistem penjaminan mutu.

Selain skema Double Degree, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas. Seperti pertukaran mahasiswa, program dosen tamu, penelitian kolaboratif, hingga publikasi internasional bersama.

BACA JUGA:Kasus Influenza Meningkat, Warga Kota Malang Diimbau Lebih Peduli Kesehatan

Langkah ini mempertegas komitmen Departemen Teknik Industri UB dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kemitraan pendidikan tinggi tingkat dunia.

Sumber: