2 tahun Disway Malang

Ubed Ungkap Kunci Comeback Indonesia atas China: Semangat Alwi Farhan Jadi Pemantik

Ubed Ungkap Kunci Comeback Indonesia atas China: Semangat Alwi Farhan Jadi Pemantik

Pebulu tangkis tunggal putral, Moh. Zaki Ubaidillah ungkap kunci keberhasilan Tim beregu putra membalikan keadaan saat melawan China di partai final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. -pbsi---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia menciptakan comeback dramatis pada final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sempat berada dalam posisi terjepit 0-2, Indonesia akhirnya membalikkan keadaan menjadi 3-2 atas China.

Kebangkitan itu dimulai dari partai ketiga. Alwi Farhan berhasil mengalahkan Li Shi Feng dalam pertandingan tiga gim dengan skor 23-21, 15-21, 21-16. Kemenangan tersebut memangkas ketertinggalan Indonesia menjadi 1-2 sekaligus menjaga peluang merebut emas.

Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed kemudian tampil sebagai penentu pada partai kelima. Tunggal putra berusia 19 tahun itu menundukkan Weng Hong Yang dua gim langsung 23-21, 21-13. Indonesia pun memastikan emas setelah menang 3-2 dan mengakhiri penantian 28 tahun untuk kembali menjadi juara beregu putra Asian Games.

Mental Juang Alwi Jadi Pemantik

Menurut Ubed, kemenangan Alwi memiliki arti penting dalam mengubah suasana tim. Saat Indonesia tertinggal 0-2, semangat juang Alwi disebut mampu menularkan energi positif kepada pemain yang tampil setelahnya.

"Pastinya. Kita sudah ketinggalan 0-2. Itu sudah ... ya, masih bisalah. Apalagi Alwi punya semangat juangnya tinggi. Dia ingin menang, sehingga tim berikutnya bisa ikut terbawa semangatnya," kata Ubed.

Alwi memang harus melewati pertandingan ketat melawan Li Shi Feng. Ia kehilangan gim kedua setelah menang di gim pembuka. Namun, Alwi mampu kembali mengontrol permainan pada gim ketiga dan mengamankan kemenangan.

Hasil tersebut membuat Indonesia memperkecil skor menjadi 1-2. Momentum kemudian berlanjut pada partai keempat.

Leo/Daniel Samakan Kedudukan

Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin turun pada partai keempat. Mereka menghadapi He Ji Ting/Liu Yi.

Leo/Daniel tampil solid dan menang dua gim langsung. Mereka mengamankan gim pertama 23-21 sebelum menutup pertandingan dengan skor 21-10.

Indonesia pun menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Medali emas akhirnya ditentukan melalui partai kelima.

PBSI mencatat hasil lengkap final adalah Jonatan Christie kalah dari Shi Yu Qi 13-21, 18-21. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Liang Wei Keng/Wang Chang 20-22, 21-19, 14-21. Setelah itu Alwi menang atas Li Shi Feng, Leo/Daniel menang atas He Ji Ting/Liu Yi, dan Ubed mengalahkan Weng Hong Yang.

Ubed Sempat Tegang Sebelum Partai Penentu

Sumber: