2 tahun Disway Malang

Semeru Team UM Juara KMHE 2026, Rekor Emas Etanol Berlanjut 8 Tahun

Semeru Team UM Juara KMHE 2026, Rekor Emas Etanol Berlanjut 8 Tahun

Semeru Team Universitas Negeri Malang (UM) kembali mempertahankan dominasinya di Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. --

LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID — Semeru Team Universitas Negeri Malang (UM) kembali mempertahankan dominasinya di Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026. Tim mahasiswa UM meraih dua gelar juara pada kompetisi yang berlangsung di Universitas Jember (Unej), tanggal 1-4 Oktober 2026.

Semeru Team I berhasil menjadi Juara 1 Kategori Prototype MPD Etanol. Capaian tersebut sekaligus memperpanjang rekor juara pertama yang dipertahankan tim selama delapan tahun berturut-turut.

Sementara Semeru Team II meraih Juara 2 Kategori Urban Concept MPD Etanol. Hasil ini menjadi peningkatan dibandingkan capaian tahun sebelumnya ketika tim berada di posisi ketiga.

Dosen Pembimbing Semeru Team I Ir Avita Ayu Permanasari ST MT mengatakan, keberhasilan tersebut menunjukkan daya saing riset mahasiswa UM dalam pengembangan kendaraan hemat energi berbasis bahan bakar terbarukan.

“Hasil ini membuktikan bahwa riset serta pengembangan kendaraan hemat energi berbasis bahan bakar terbarukan yang dilakukan mahasiswa UM memiliki daya saing yang sangat tinggi di tingkat nasional,” ujar Avita, Selasa (6/10).

BACA JUGA:14 Desa di Kota Batu Siap Pilkades 2027, Anggaran Ditanggung APBD

Menurut Avita, capaian tersebut tidak hanya ditentukan oleh desain kendaraan, tetapi juga proses optimasi yang dilakukan secara terukur. Tim menganalisis hasil pengujian untuk menyesuaikan performa mesin dengan tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar etanol.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Semeru Team II Ir Yahya Zakaria ST MT menilai peningkatan posisi dari peringkat ketiga menjadi runner-up menunjukkan perkembangan dalam pengembangan kendaraan hemat energi.

“Capaian yang luar biasa karena kita sudah bisa naik level dari posisi tiga di tahun lalu,” kata Yahya.

Persiapan Semeru Team dilakukan jauh sebelum kompetisi melalui sejumlah tahapan, mulai dari perancangan bodi dan struktur kendaraan, penyesuaian sistem penggerak berbahan bakar etanol, hingga pengujian secara berkala.

BACA JUGA:Turkiye dan Pakistan Kerahkan Pasukan ke Saudi, Pakta Makkah Aktif di Tengah Konflik Houthi

Pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan komponen, meningkatkan efisiensi kendaraan, sekaligus mematangkan kesiapan pengemudi dan tim teknis sebelum mengikuti kompetisi.

Sumber: