2 tahun Disway Malang

Veda Ega Pratama Hadapi Tekanan Moto3 Mandalika, Poin Jadi Harga Mati

Veda Ega Pratama Hadapi Tekanan Moto3 Mandalika, Poin Jadi Harga Mati

Veda Ega Pratama tak ingin terbebani balapan kandang Moto3 Mandalika. Ia fokus konsisten dan mengamankan poin penting.-Ig honda_team_asia-Ig honda_team_asia

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama menghadapi tantangan berbeda saat turun di Moto3 Mandalika. Balapan kandang di Sirkuit Mandalika membawa sorotan besar dari publik Indonesia, tetapi Veda memilih mengesampingkan tekanan untuk meraih podium dan berkonsentrasi mendapatkan poin penting.

Moto3 Mandalika akan menjadi salah satu seri yang memiliki arti khusus bagi Veda. Untuk pertama kalinya dalam seri ini, perhatian publik Indonesia akan tertuju lebih besar kepada pembalap muda tersebut karena statusnya sebagai pembalap tuan rumah.

Dukungan penonton tentu menjadi energi tambahan. Namun, besarnya perhatian juga dapat menghadirkan ekspektasi. Veda menyadari bahwa dirinya tidak perlu terburu-buru mengejar hasil besar apabila hal tersebut justru membuat peluang mendapatkan poin menjadi hilang.

Bukan Sekadar Mengejar Podium

Veda memiliki alasan kuat untuk tetap realistis. Posisi di klasemen dunia membuat setiap poin menjadi bagian penting dari perjalanannya musim ini.

Setelah menyelesaikan balapan di Motegi dengan finis di posisi ke-11, Veda masih berada di peringkat kedelapan klasemen dunia. Posisi tersebut menjadi modal sekaligus tanggung jawab ketika menghadapi balapan di Mandalika.

Alih-alih menetapkan podium sebagai target wajib, Veda ingin mencari posisi finis terbaik yang bisa diraih melalui balapan yang konsisten. Pendekatan itu membuatnya dapat menghindari risiko yang tidak diperlukan.

Persaingan Moto3 sendiri sangat ketat. Perbedaan hasil bisa ditentukan oleh detail kecil, termasuk kesalahan yang terjadi pada satu momen. Karena itu, menjaga konsentrasi sepanjang balapan menjadi pekerjaan penting bagi Veda.

Fokus Sejak Latihan Bebas

Veda tidak hanya berbicara mengenai strategi ketika balapan dimulai. Persiapannya justru dimulai sejak sesi latihan bebas.

Dalam wawancara dengan media detik di Jakarta, Veda menegaskan bahwa konsistensi sejak latihan menjadi salah satu kunci. Ia ingin menggunakan setiap sesi untuk membangun performa sebelum menghadapi tahapan berikutnya.

Pendekatan tersebut juga bertujuan mengurangi kemungkinan terjadinya blunder. Veda ingin tampil seefektif mungkin tanpa mengambil risiko yang dapat merusak peluang mendapatkan poin.

Dengan persiapan yang konsisten, Veda berharap dapat menemukan ritme terbaik di Sirkuit Mandalika. Hasil dari sesi-sesi awal akan menjadi bagian penting untuk menentukan langkahnya pada balapan utama.

Modal Kuat dari Mandalika

Meski tidak menjadikan podium sebagai target utama, Veda sebenarnya mempunyai pengalaman berharga di Sirkuit Mandalika. Ia pernah menunjukkan performa kuat ketika tampil di Asia Talent Cup.

Veda tercatat menyapu bersih kemenangan pada musim 2022 dan 2023. Rekor tersebut memperlihatkan bahwa Mandalika memiliki kenangan positif bagi pembalap Indonesia itu.

Namun, pengalaman tersebut tidak membuat Veda ingin terlena. Level persaingan Moto3 memberikan tantangan berbeda sehingga catatan masa lalu tidak bisa dijadikan jaminan hasil.

Sumber: yt roda 2