10 Tips Merawat Ban Mobil agar Awet, Aman dan Tidak Boros BBM
Seseorang sedang memeriksa ban mobil -Sholeh/Diswaymalang -
BATU, DISWAYMALANG.ID - Ban adalah satu-satunya komponen mobil yang langsung bersentuhan dengan aspal. Kondisinya sangat menentukan kenyamanan hingga keselamatan berkendara. Kabar baiknya, merawat ban tidak sulit dan tidak mahal.
Cukup dengan perawatan rutin, umur ban bisa lebih panjang, bahan bakar lebih irit, dan risiko kecelakaan bisa diminimalisir. Berikut 10 tips perawatan ban mobil yang wajib Anda lakukan yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Cek Tekanan Angin Secara Rutin
Ini adalah perawatan paling dasar tapi paling penting. Tekanan angin yang kurang membuat tapak ban cepat habis di bagian tepi dan bikin boros BBM. Sebaliknya, tekanan berlebih membuat ban keras, daya cengkeram berkurang, dan tidak nyaman.
BACA JUGA:5 Fakta Tabebuya yang Bikin Kota Batu Tampak Seperti Negeri Sakura
Cek tekanan angin minimal sebulan sekali atau setiap akan pergi jauh. Ikuti angka tekanan ideal yang tertera di stiker pintu pengemudi atau buku manual.
2. Rotasi Ban Setiap 8.000 - 10.000 Km
Beban kerja ban depan dan belakang tidak sama. Jika dibiarkan, keausan akan tidak merata. Solusinya adalah rotasi ban, yaitu menukar posisi ban depan ke belakang dan sebaliknya.
Lakukan setiap 8.000 sampai 10.000 kilometer. Hasilnya, ban aus merata dan usia pakai jadi lebih lama.
BACA JUGA:Absolute Batman #23 Cover Yasmine Putri Jadi Koleksi Eksklusif Indonesia Comic Con 2026
3. Periksa Fisik Ban Secara Visual
Sempatkan untuk melihat kondisi ban. Apakah ada retakan halus, benjolan, sayatan, atau ada paku dan kerikil tajam yang menancap.
Jika ada kerusakan kecil, segera perbaiki. Jika sudah parah seperti benjol atau retak dalam, jangan tunda untuk menggantinya.
4. Jangan Bawa Beban Melebihi Kapasitas
Setiap mobil punya batas maksimal beban. Membawa muatan berlebih membuat ban bekerja ekstra keras, cepat panas, dan mudah rusak. Jika memang harus membawa barang berat, sesuaikan tekanan angin dan hindari kecepatan tinggi.
BACA JUGA:Jalur Tanjakan dan Turunan Kota Batu, Ini 7 Tips Aman Cegah Rem Blong saat Liburan
5. Pilih Jenis Ban yang Sesuai
Jangan asal pilih ban. Ban untuk jalan aspal kota (HT) berbeda dengan ban untuk medan lumpur atau off-road (MT), begitu juga ban untuk kondisi basah. Gunakan ukuran dan tipe yang direkomendasikan pabrikan agar performa, daya cengkeram, dan pengereman tetap optimal.
6. Hati-hati di Jalan Berlubang
Hantaman lubang dengan kecepatan tinggi adalah musuh utama ban dan pelek. Selain bisa membuat ban benjol atau sobek, pelek juga bisa bengkok. Jika tidak bisa dihindari, kurangi kecepatan dan lewati lubang dengan perlahan.
7. Pastikan Ban Cadangan Selalu Siap
Sumber: diolah dari berbagai sumber










