2 tahun Disway Malang

Dari 2-1 Tertinggal hingga Juara Ini Kisah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dari 2-1 Tertinggal hingga Juara Ini Kisah Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Lautan suporter di GBK merayakan kemenangan, Senin malam (5/9/2026). Presiden Prabowo terlihat senang di tribun. -setpres--

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026, berakhir dengan satu sejarah baru: Timnas Indonesia akhirnya mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup.

Bukan kemenangan yang datang dengan mudah. Garuda harus melewati 120 menit pertandingan, dua kali kehilangan keunggulan momentum, kemudian menjalani adu penalti sebelum memastikan kemenangan 4-2 atas Thailand.

Di tengah riuh puluhan ribu suporter, John Herdman berdiri sebagai pelatih yang mengantarkan Indonesia meraih trofi perdana FIFA ASEAN Cup. Ia tidak hanya memuji pemain yang bertahan sampai akhir, tetapi juga mengapresiasi suporter yang terus memberikan energi kepada Skuad Garuda sejak awal turnamen.

Malam Ketika SUGBK Menjadi Lautan Merah

Sejak sebelum pertandingan dimulai, suasana SUGBK sudah menggambarkan besarnya ekspektasi publik. Sebanyak 67.000 tiket final Indonesia melawan Thailand dilaporkan telah terjual habis sehingga stadion dipastikan penuh.

Dukungan tersebut bukan sekadar pelengkap final. Herdman sebelumnya berkali-kali menilai energi suporter menjadi kekuatan bagi timnya. Pada malam penentuan, dukungan itu kembali menemani pemain hingga tendangan penalti terakhir.

Bagi Herdman, dukungan publik menjadi bagian dari perjalanan menuju trofi. Seusai pertandingan, ia menyampaikan terima kasih kepada mereka yang datang memberikan dukungan sekaligus menyatakan kebanggaannya terhadap pemain Indonesia.

Indonesia dan Thailand Saling Kejar Gol

Final berjalan dengan tensi tinggi sejak awal. Thailand memilih bermain lebih bertahan dan mengandalkan transisi, sedangkan Indonesia tampil lebih berani ketika menguasai bola.

Namun, gol baru tercipta pada menit ke-84. Dean James membawa Indonesia unggul melalui tendangan bebas.

Situasi semakin menguntungkan Indonesia setelah Nicholas Mickelson mendapat kartu kuning kedua sehingga Thailand harus bermain dengan 10 orang.

Tetapi Thailand tidak menyerah. Hanya tiga menit setelah gol Indonesia, Iklas Sanron menyamakan kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal selesai dan pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Thailand Berbalik Unggul, Elkan Baggott Menyelamatkan Garuda

Drama justru semakin besar pada extra time.

Sumber: disway dan berbagai sumber lainnya